Konversi Google Ads: Definisi Sederhana + 2 Jenis Konversi

konversi google ads

Konversi Google Ads adalah konversi dalam ruang lingkup periklanan Google Ads. Meskipun demikian, tidak ada yang berbeda dari sudut pandang pengertian ketika Anda beriklan menggunakan platform lain seperti Facebook dan Instagram Ads.

Pemakaian istilah konversi Google Ads semata-mata untuk memudahkan pemahaman saja; karena kita sedang membahas Google Ads. Itu saja.

Penjelasan Sederhana Konversi Google Ads

Untuk memahami definisi konversi secara sederhana, saya ingin membuat analogi seperti ini.

Misal, Anda sedang mencari Jasa Backlink PBN Murah untuk mengoptimasi bisnis Anda. Lalu, Anda pergi ke mesin pencarian Google dan mengetikkan kata kunci “jasa backlink pbn murah”.

Sehingga muncullah beberapa iklan seperti di bawah ini:

konversi google ads

Setelah membaca iklan, Anda kemudian mengeklik salah satu atau ketiga iklan tersebut. Dalam contoh ini, katakanlah Anda mengeklik iklan yang paling atas. Anda ingin melihat-lihat isi website-nya.

 

konversi google ads

Ketika sudah berada di halaman website atau landing page-nya, Anda mulai membaca isi website mulai dari headline sampai ke keseluruhan isi website.

Anda mulai meng-scroll halaman website perlahan; membaca kalimat penawaran kata demi kata, kalimat demi kalimat, melihat daftar harga, dan lain sebagainya.

konversi google ads

Singkat cerita, setelah membaca seluruh isi penawaran, Anda memutuskan ingin menghubungi admin dan ingin bertanya langsung via telepon atau WhatsApp.

Di sini Anda mengeklik tombol WA di website, dan melakukan konsultasi. 

konversi google ads

Setelah melakukan konsultasi via WA, biasanya ada 2 kemungkinan yang akan terjadi. Pertama, Anda langsung membeli. Kedua, Anda mengucapkan terima kasih, dan akan memberi kabar, jika sudah siap membeli.

Nah, tindakan-tindakan Anda setelah mengeklik iklan tadi, mulai dari membaca penawaran, melihat daftar harga, mengeklik tombol WA, dan melakukan konsultasi di WA, itulah yang dimaksud dengan konversi. Konversi Google Ads biasanya memiliki alur seperti itu.

Dan, ini juga sebenarnya tidak jauh berbeda dengan alur beriklan di platform lain; yakni, setelah mengeklik iklan, pasti ada tindakan-tindakan tertentu yang dilakukan oleh target market Anda.

Jadi, konversi Google Ads adalah tindakan yang dilakukan oleh orang; setelah mereka mengklik iklan Anda di mesin pencarian; yang Anda anggap bernilai bagi bisnis, seperti klik tombol WA atau melakukan pembelian setelah menghubungi nomor kontak Anda.

Pembagian Jenis Konversi Google Ads

Secara umum tindakan-tindakan bernilai bisnis pasca klik iklan atau konversi Google Ads terbagi menjadi dua macam. Yang pertama, konversi mikro. Yang kedua, konversi makro.

  1. Konversi Mikro

Konversi mikro adalah tindakan-tindakan kecil yang tentu saja memiliki nilai bisnis seperti membaca penawaran di website Anda, menonton video penjelasan, video testimoni, melihat-lihat daftar harga, benefit produk atau layanan Anda, dan berapa lama orang-orang ini stay di website Anda. 

  1. Konversi Makro

Konversi makro adalah tindakan-tindakan yang sudah mengarah ke pembelian. Setelah membaca penawaran, melihat testimoni, melihat otoritas penjual, mereka akhirnya tertarik untuk menekan tombol WA, menghubungi Anda lewat telepon, mengisi formulir pemesanan, add to cart, atau melakukan pembelian. 

Inilah 2 macam konversi Google Ads yang perlu Anda pahami. Karena di tulisan-tulisan berikutnya, Anda akan sering menemui istilah konversi ini; khususnya ketika Anda ingin meluncurkan iklan retargeting atau pemasaran ulang dan tracking konversi Google Ads.

Tujuan Memahami Konversi Google Ads

Memahami apa itu konversi dan apa saja jenis konversi Google Ads tentu saja berguna ketika Anda ingin melacak aktivitas pengunjung di website Anda. Melacak? Untuk apa?

Tentu saja untuk meluncurkan iklan retargeting atau melakukan remarketing kepada mereka yang sudah berkunjung ke web namun belum melakukan pembelian.

konversi google ads

Tentu saja, ini adalah strategi yang sangat brilian. Melakukan penawaran ulang hingga beberapa kali kepada target market yang, mungkin, masih ragu-ragu untuk membeli.

Bahkan, strategi retargeting atau remarketing ini tetap efektif meskipun Anda beriklan di platform lain seperti Meta atau Tiktok. Anda perlu melakukan remarketing.

Dan untuk melakukan ini, Anda harus memahami yang namanya konversi; agar Anda hanya menarget orang-orang yang benar-benar sudah sangat tertarik dengan penawaran Anda.

Bukanlah ini sangat efektif? Absolutely yes!

Untuk Anda yang sudah mulai menggunakan Google Ads dan ingin supaya kampanye Anda berjalan lebih efektif, tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak melakukan remarketing. Untuk Anda yang belum memanfaatkan Google Ads, segera gunakan platform ajaib satu ini. Saya yakin bisnis Anda akan lebih berkembang lagi.

Jika Anda belum memahami cara menjalankan iklan di Google Ads dengan efektif, Anda dapat menggunakan Jasa Iklan Google Ads kami. Dapatkan lebih banyak pelanggan dan brand awareness yang lebih baik lagi agar bisnis Anda bertumbuh menjadi lebih besar dan lebih profit, tentu saja.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − 13 =

Scroll to Top