Apa itu IP Tracking dan Bagaimana Cara Kerjanya

IP Tracking

Alamat IP sangat penting untuk konektivitas online. Ini sangat berguna. Karena menawarkan tim pemasaran dan penjualan B2B beberapa peluang luar biasa. Pelacakan alamat IP dapat  memajukan analisis website Anda, meningkatkan keberhasilan strategi pemasaran, dan menghasilkan prospek yang menguntungkan untuk kesuksesan penjualan. 

Teknologi IP address trackers telah menjadi bagian dari dunia digital. Bahkan selama bertahun-tahun lalu. Tapi bagaimana alamat IP bisa dilacak?

Web_tracking

Pertanyaannya, bagaimana cara kerja IP tracking tersebut? Berikut adalah ulasan cara kerja pelacak alamat IP, apa yang dapat teknologi ini tawarkan kepada bisnis Anda. Dan jenis alat apa yang memiliki kemampuan pelacakan IP dimaksud. 

IP handshake 

Sebelum kita mendalami alat pelacak itu sendiri, penting untuk memahami apa yang memungkinkan alamat IP di lacak. Tidak ada yang istimewa atau ajaib, ini pada dasarnya adalah bagian dari Protokol Internet biasa. Dimana, alamat IP harus “berjabat tangan” (IP Handshake) sebelum mereka dapat bekerja. 

Setiap kali perangkat Anda terhubung ke website atau jaringan lain, Anda perlu bertukar alamat IP. Ini untuk memastikan data dapat dikirim dan diterima dengan benar antara kedua pihak. Ini seperti mengirim SMS ke teman – Anda harus bertukar nomor ponsel untuk membuatnya berfungsi – jika salah satu dari Anda menyembunyikan atau mengenkripsi nomor, Anda tidak dapat berkomunikasi dengan benar. 

Komunikasi yang tepat membutuhkan kedua alamat IP untuk sepenuhnya terbuka, mengungkapkan diri mereka kepada yang lain. 

Pertukaran inilah yang memungkinkan terjadinya proses IP Tracking tersebut.

Potensi masalah dapat terjadi ketika bekerja dengan alamat IP tertentu. Alamat IP pribadi misalnya, yang eksklusif. Seringkali tidak membiarkan IP diidentifikasi oleh siapa pun, selain jaringan tepercaya. 

Mereka yang menggunakan alamat IP pribadi terhubung ke router dengan alamat IP publik, memungkinkan mereka untuk mengakses dunia online dengan benar – tetapi  ini dapat memanipulasi pelacak alamat IP. Karena mereka ‘berjabat tangan’ dengan router publik sebagai informasi dari perangkat yang mengakses lokasi mereka. 

 Merekam alamat IP

Karena alamat IP secara  otomatis diidentifikasi melalui proses IP Handshake, pelacak alamat IP dapat dengan mudah mengumpulkan data yang dibutuhkan dan merekam pergerakan lebih lanjut. 

Proses perekaman ini, biasanya dilakukan melalui fungsi kode JavaScript yang disisipkan di halaman website. Kode ini mengumpulkan sejumlah besar data untuk  analisis website sementara juga mengumpulkan alamat IP yang yang terhubung.

Sejauh ini, merekam alamat IP masih dianggap sebagai prosedur legal. Namun, dibeberapa wilayah ada peraturan berbeda. Dimana menempatkan aktivitas tersebut dengan catatan khusus. GDPR misalnya, mengelompokkan alamat IP yang berkaitan dengan individu sebagai “data pribadi”, sehingga tidak dapat dilihat, disimpan, ditangani, atau diproses tanpa dasar pemrosesan yang sah dan dokumentasi yang diperlukan.

Karena itu, sebagian besar pelacak alamat IP merekam semua alamat IP, tetapi  tidak pernah menyampaikannya kembali ke pengguna. 

Untuk memastikan kepatuhan, hanya data yang diambil dari IP tertentu (seperti statis, bisnis, dan publik) yang dilaporkan kembali ke pengguna, dan semua informasi lainnya (termasuk alamat IP itu sendiri) kemudian dihapus. 

Sebelum merekam alamat IP apa pun, sebenarnya pelaku mesti lakukan riset dan memastikan tetap patuh pada aturan. 

Mengekstrak data

Setelah alamat IP diidentifikasi dan dicatat, pelacak alamat IP dapat mengekstrak data berharga. Data akurat yang akan diperoleh sangat bergantung pada alat khusus yang digunakan. Meskipun sebagian besar menggunakan alamat IP digunakan untuk menentukan lokasi.

Meskipun alat pelacak alamat IP tidak bisa mendapatkan data lokasi yang 100% benar setiap saat, alat ini sering kali dapat  memberi tahu estimasi lokasi perangkat yang terhubung ke IP. Sehingga dapat mengambil informasi dari berbagai database (walau terkadang kadaluarsa). 

Namun, beberapa IP terkadang membawa informasi lokasi yang lebih tepat daripada yang lain. Terutama alamat IP statis (karena tidak pernah berubah). 

Berbeda dengan  alamat IP dinamis. Proses pelacakan cenderung sedikit meleset ketika mengidentifikasi lokasi perangkat, tetapi hasilnya cukup dekat untuk membantu pengguna memahami area kunjungan secara luas (seperti negara bagian/kabupaten).

Alat yang lebih canggih dapat  menggunakan alamat IP untuk menyediakan data yang lebih berharga, dengan merujuk silang ke database lain yang menyimpan informasi bisnis. Ini kemudian dapat mengekstrak nama dan lokasi bisnis, yang mengarah ke detail kontak, pembuat keputusan utama, dan banyak lagi.

Pelacakan alamat IP dapat menawarkan data yang sangat bermanfaat bagi kebanyakan bisnis. Wawasan geo-lokasi dapat membantu pemasar merancang kampanye pemasaran agar lebih sesuai dengan audiens mereka  dan menjalankan iklan lokal untuk menargetkan audiens mereka dengan pendekatan individual yang berdampak bagus. 

Alat yang memiliki kemampuan tambahan untuk memberikan detail bisnis tertentu,  meningkatkan perolehan prospek bisnis, meningkatkan keberhasilan jalur penjualan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 + 6 =

Scroll to Top