Panduan TikTok Ads: Jenis, Cara Hingga Harga Ads di 2022

tiktok ads

Sebelum kita bahas semua hal tentang TikTok Ads. Perlu kalian ketahui bahwa….

TikTok semakin berada di puncak. Dalam kurun waktu beberapa tahun saja, TikTok mampu menjadi platform terpopuler di sebagian besar negara-negara di dunia.

Bahkan hingga april 2022, tercatat  136,4 juta pengguna aktif TikTok di Indonesia (sumber: dataindonesia.id). dan 1 Milyar lebih pengguna di seluruh dunia.

Tak hanya sebagai platform berbagi video pendek. TikTok lebih dari itu! Bagi kalangan pemasar, TikTok adalah salah satu media promosi bisnis online terbaik di era sekarang.

Berbagai macam strategi marketing dapat diterapkan. Termasuk juga dengan memanfaatkan TikTok Ads.

Mari kita lihat tingkat kepopuleran media sosial yang satu ini:

Statistik TikTok Ads (2021)

Berikut lampiran data statistik TikTok Ads yang bersumber dari Blog Hootsuite.

Mereka menyebutkan jika beriklan di TikTok cocok untuk bisnis dengan target pasar anak muda terutama wanita.

Karena pada 2021, data audiens TikTok Ads tercatat:

  • Pengguna TikTok berusia 18-24 tahun mencapai 43% dari 100%.
  • Pengguna wanita mencapai 24,7% dalam kategori usia di atas (audiens TikTok Ads).
Statistik TikTok Ads (2021)
Sumber: blog.hootsuite.com

Lalu, Indonesia berada di peringkat 16 di tingkat penjangkauan audiens, dengan jumlah penonton 87.504.000.

Statistik TikTok Ads (2021)
Sumber: blog.hootsuite.com

Dalam daftar ini, persentase populasi yang dapat dijangkau dengan TikTok Ads banyak dikuasai oleh negara-negara Asia dan Timur Tengah.

Artinya, jika Anda menargetkan pasar Global, Penggunaan TikTok Ads menjadi pilihan tepat untuk teknik marketing bisnis Anda.

Jadi, Siapa & Jenis Bisnis Apa yang Perlu TikTok Ads?

Seperti statistik di atas, dapat kita simpulkan bahwa TikTok Ads akan sempurna untuk:

  • Target pasar dengan kategori usia 18-24 tahun, hingga maksimal dibawah 35 tahun.
  • Target pasar wanita muda (18-24 tahun).
  • Bisnis dengan pasar global terutama di Asia & Timur Tengah.

Lalu, jenis bisnis seperti apa yang cocok dengan model TikTok Ads ini?

Jika menunjuk brand, kita contohkan saja seperti brand Karen’s Dinner, Emina, dan Guess. Kesamaan 3 brand tersebut adalah produk mereka akan sangat cocok diiklankan dengan format video di TikTok.

Pengiklan di TikTok dapat membuat konten menarik, seperti pengemasan produk hingga review keunggulan produk tersebut dalam video durasi pendek.

10 Jenis TikTok Ads

Manajemen periklanan TikTok memberikan banyak opsi jenis TikTok Ads untuk pemasar.

Jadi, Anda dapat memilih jenis format mana yang efektif menjangkau audiens untuk kampanye iklan Anda.

Jenis-jenis TikTok Ads yang ditawarkan mulai dari:

1. In-Feed-Video Ads

In-Feed-Video adalah iklan yang muncul di antara beranda pengguna TikTok pada halaman FYP (For You Page).

Jenis ini adalah iklan layanan mandiri yang dapat dibuat sendiri melalui TikTok Ads Manager.

Berikut tampilannya:

In-Feed-Video Ads
Source: www.advertisemint.com

2. Brand Takeover Ads

Jenis ini memungkinkan iklan Anda tampil layar penuh dalam waktu beberapa detik, kemudian beralih menjadi iklan In-Feed.

Tentunya dapat membantu Anda dalam menyampaikan pesan didalam iklan dengan jelas.

Berikut tampilannya:

Brand Takeover Ads
Source: www.smperth.com

3. Spark Ads

Spark Ads merupakan jenis iklan yang memungkinkan suatu brand mensponsori dan mengiklankan produk Anda di konten video organik yang populer.

Artinya, Anda dapat bekerja sama dengan konten kreator untuk menampilkan produk Anda di video buatan mereka.

Riset dari TikTok menunjukkan jika Iklan Spark memiliki tingkat keterlibatan yang lebih tinggi 142 dibanding iklan In-Feed-Video.

Berikut tampilannya:

Spark Ads
Source: thesocialsavannah.com

4. Image Ads/Iklan Gambar

Jenis iklan ini hanya tampil di aplikasi feed TikTok News. Seperti di BuzzVideo, dan Babe.

Image Ads akan menampilkan gambar, brand, dan teks iklan sesuai penyesuaian yang Anda inginkan.

5. Video Ads/Iklan Video

Video Ads adalah jenis iklan layar penuh yang tayang mulai dari 5-60 detik di beranda FYP pengguna.

Selain video, jenis iklan ini juga menyertakan merk, teks iklan, dan tombol CTA atau link terkait periklanan Anda.

Berikut tampilannya:

Video Ads/Iklan Video

6. Pangle Ads

Platform video pandle atau jaringan audiens TikTok yang dapat menampilan iklan video, atau pun banner. Namum, jenis iklan ini hanya tersedia untuk negara-negara tertentu.

7. Carousel Ads

Merupakan jenis iklan yang mampu menampilkan maksimal 10 gambar per-iklan. Iklan jenis carousel hanyak muncul di TikTok News Feed.

Berikut tampilannya:

Carousel Ads

8. Branded AR/Effect Content 

Periklanan jenis ini memungkinkan brand bisnis Anda untuk membuat/custom stiker, filter, AR, atau jenis fitur TikTok lainnya.

Semua pengguna TikTok dapat menggunakan stiker/AR bermerk Anda dalam video mereka. Yang artinya secara tidak langsung kampanye iklan Anda berjalan secara organik.

9. Hashtag Challenge

Jenis periklanan ini dapat dimuat pada caption video yang dibagikan kreator TikTok. Hashtag challenge merupakan taktik iklan yang mendorong partisipasi pengguna TikTok ataupun audiens.

Contohnya:

Tiktok Hashtag Challenge

10. Sponsor Konten Influencer

Jenis periklanan ini Anda dapat bekerja sama dengan influencer-influencer TikTok untuk menampilkan produk ataupun menyampaikan pesan melalui konten kreatif yang mereka buat.

Berikut contohnya:

Sponsored influencer content
Source: www.traackr.com

Artikel terkait: 9+ Cara Mendapatkan Uang dari Tiktok, Ampuh Nambah Cuan!


Berapa Harga TikTok Ads Terbaru?

Biaya Minimal

Sama halnya dengan periklanan media sosial lain. Harga iklan disesuaikan dengan penawaran atau format iklan yang akan digunakan.

Anda memegang kendali penuh terhadap kampanye iklan. Mulai dari mengontrol anggaran harian atau seumur hidup untuk iklan Anda.

Estimasi biaya minimal yang perlu disiapkan adalah:

  • Level Kampanye: budget $50/hari (Rp 750.450,00)- budget $50 seumur hidup
  • Level Grup: Budget $20/hari (Rp 300.180,00) – budget seumur hidup dihitung dari budget harian dikali dengan jumlah hari yang dijadwalkan.

TikTok tidak memaparkan secara jelas terkait biaya periklanan. Namun kita dapat memahami melalui contoh berikut:

Contoh biaya TikTok Ads

TikTok memberikan contoh biaya untuk beberapa kampanye periklanan di platform mereka. Contohnya…

Kampanye iklan brand Synth Labs Intl (produk skincare).

image 1

Brand ini menggunakan jenis Spark Ads untuk menghasilkan 300.000 tayangan dengan CPC (Cost-per-Clik) $0,32 atau Rp 4.797,44 .

Brand game online G2A

image 2

Menggunakan jenis TikTok video Ads untuk mencapai 12 juta tayangan dengan CPM (Cost-per-Mille) $0,16 atau Rp 2.399,56 dan CPC $0,06 atau Rp 899,80.


[Panduan Step-byStep] Cara Beriklan di TikTok Ads

Nah setelah mendapat gambaran kasarnya, terkait jenis format iklan dan juga anggaran yang perlu dikeluarkan.

Ayo kita lihat bagaimana mengaturnya atau cara beriklan di TikTok Ads.

Step 1: Daftarkan Akun Iklan di TikTok Ads Manager

Pertama-tama Anda perlu membuat akun di website TikTok Ads Manager, klik di sini.

Lengkapi data dasar dan lakukan verifikasi dengan memasukkan kode yang dikirim melalui e-mail ataupun nomor handphone.

Lalu lanjutkan dengan memasukkan informasi-informasi yang diperlukan, mulai dari:

  • negara,
  • industri,
  • nama bisnis,
  • hingga mata uang.

Jika akun Anda sudah diapprove, Anda akan diarahkan ke dashboard akun.

Step 2: Mulai Kampanye Iklan Pertama

  • Untuk membuat kampanye iklan, klik tab ‘campaign
  • dan klik tombol ‘create
create campaign tiktok ads
  • Lalu akan muncul opsi untuk memilih objek kampanye iklan, antara lain iklan untuk mendorong: traffic, konversi, dan penginstalan aplikasi.
objek ads
  • Step berikutnya buat nama kampanye dan setting level minimum budget Anda. Anda dapat setting untuk budget harian ataupun budget seumur hidup.
image 3

Step 3: Buat Iklan Grup

Membuat iklan grup dimaksudkan untuk menentukan: audiens, biaya kampanye, penempatan atau format iklan yang dipilih.

  • Pilih jenis dan sasaran promosi antara: ‘instal aplikasi‘ atau ‘situs website‘ sebagai jenis promosi Anda.
  • Pilih penempatan iklan: Untuk pengguna baru, Anda dapat memilih ‘automatic placement’ untuk penempatan otomatis.
  • Pilih jenis materi iklan: Aktifkan fitur ‘Automated Creative Optimization’ agar TikTok dapat membuat variasi konten dan menguji keterlibatannya (Fitur dapat dimatikan kapan saja).
  • Tentukan target audiens: Audiens target dipisahkan berdasarkan lokasi, jenis kelamin, dan kelompok usia. Selain itu, bahasa, dan minat tertentu pengguna juga dapat disesuaikan.
image 4

Step 4: Buat Iklan Baru

Setelah selesai melakukan setting iklan grup. Anda dapat membuat iklan pertama Anda.

  • Pilih format iklan yang ingin diposting, nanti akan ada opsi upload foto atau video sebagai materi iklan Anda.
image 5
Source: sproutsocial.com
  • Setelah menyesuaikan materi iklan, Anda dapat lakukan pertinjau terlebih dahulu. Melihat bagaimana nantinya iklan akan ditayangkan.
  • Lalu, lakukan penyesuaian lebih lanjut. Mulai dari menamai, dan memasukkan teks (12-100 karakter).
image 6
Source: blog.hootsuite.com
  • Lalu lengkapi opsi CTA-nya, ini tergantung dengan apa yang Anda inginkan dari audiens. Contohnya ajakan agar audiens ‘mendaftar’, ‘menginstall’, ‘hubungi kami’, pesan sekarang’, atau ‘pelajari lebih lanjut’.
  • Klik ‘kirim‘ untuk menyeselaikan pembuatan iklan Anda.

Gunakan TikTok Promote untuk meningkatkan iklan yang ada.

Fitur TikTok Promote adalah fitur berbayar yang memungkinkan Anda untuk memilih sasaran penayangan iklan, kunjungan situs website, followers baru, dan juga mempromosikan konten video Anda.

Pilih audiens, tentukan biaya iklan, jadwalkan durasi iklan, lalu mulai promosikan bisnis Anda.


Tips & Trick Membuat Konten TikTok Ads

Istilah Content is King terasa begitu nyata akhir-akhir ini. Semua industri berlomba-lomba menghasilkan konten kreatif untuk menarik para audiens targetnya.

Nah, dalam beriklan pun kita tidak dapat memberikan materi asal-asalan.

Berikut tips & trick membuat konten untuk TikTok Ads:

Tampilkan Inti Iklan di Awal Video

Iklan video memiliki durasi paling lama 60 detik. Namun, dalam beriklan jadikan 3-10 detik diawal sangat menarik untuk ditonton pengguna TikTok.

Iklan yang baik menyoroti pesan atau produk pada 3 detik pertama.

Gunakan Audio dan Teks

Sebagian besar konten terbaik di TikTok menggunakan audio untuk video-nya.

Selain audio, teks sangat berfungsi untuk menyampaikan pesan dari kampanye iklan Anda dan juga ajaka bertindak untuk audiens.

Konten dengan Ciri Khas

Tetap hasilkan video yang ‘positif, otentik, dan menginspirasi’. TikTok bukan tempat Anda untuk promosi penjualan yang serius dan terlalu gelap.

Hasilkan video yang dapat dinikmati orang banyak.

Siapkan Sesuatu yang Baru

Dari pada mengiklankan satu video yang itu-itu saja. Akan lebih baik memperbarui iklan Anda dalam jangka waktu tertentu. Menghindari rasa bosan dari audiens yang melihat iklan Anda.

About The Author

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top