Apa Yang Dimaksud Call to Action dan Manfaatnya

call to action

Bicara tentang strategi marketing, pasti Anda sering mendengar kata CTA di internet. Di dalam marketing digital, CTA menjadi komponen penting yang berpengaruh besar. 

Bahkan sudah banyak para pemilik website yang menggunakan komponen tersebut di dalam strategi meningkatkan profit. Namun apa yang dimaksud Call to Action sebenarnya? 

Karena menjadi faktor penting, Anda harus pelajari seluk-beluk tentang CTA. Supaya lebih paham, simak informasi yang kami berikan di bawah ini. 

Apa Yang Dimaksud Call to Action dalam Dunia Marketing?

Call to Action atau yang disingkat menjadi CTA ini adalah sebuah dorongan atau ajakan kepada orang lain untuk melakukan suatu tindakan. 

Penjelasan ini bisa merujuk kepada kata-kata atau kalimat di sebuah iklan promosi atau juga landing page pada website. Tujuan dari penggunaan komponen ini adalah untuk menggerakan para audiens untuk melakukan aksi sesuai yang diharapkan. 

Call to Action umumnya berupa sebuah kalimat pendek atau frasa yang secara tersirat atau tersurat mengandung perintah untuk melakukan sesuatu. 

Fungsi CTA

Setelah memahami apa yang dimaksud Call to Action, selanjutnya Anda harus pahami apa fungsi dari menggunakan komponen tersebut. Melihat dari definisinya, tentu saja fungsi CTA untuk mengajak audiens untuk cepat-cepat melakukan sebuah tindakan. 

Contoh tindakan yang umum diharapkan seperti mendownload, membeli, mengisi formulir, berlangganan, mengunjungi sebuah website, dan lainnya. 

Contoh CTA

contoh call to action
Sumber Gambar: Astra Digital

Call to Action secara umum berisi kata-kata persuasif atau ajakan yang dimuat dalam tulisan (biasanya berwarna merah atau warna terang yang dicetak tebal). 

Bisa juga berupa tombol atau button yang menonjol untuk menarik para audiens. CTA button adalah sebuah tombol yang akan mengarahkan audiens pada aksi tertentu. Contohnya seperti tombol download, beli sekarang, “ya, saya mau”, baca lebih lanjut, dan lainnya. 

Membuat CTA Yang Baik dan Efektif

Untuk membuat Call to Action yang efektif, Anda bisa menggabungkan 3 komposisi secara bersamaan, yakni:

  • Teks
  • Desain Visual (Warna, Font, dan Ukuran)
  • Dan penempatan teks yang efektif

Mengutip beberapa sumber, tiga komposisi tersebutlah yang akan membuat audiens tertarik untuk melakukan aksi sesuai goals yang diharapkan.

Variasi Call to Action Indonesia

Bagi Anda yang penasaran dengan contoh Call to Action Indonesia, Anda bisa melihat variasinya di bawah ini untuk digunakan pada website dan juga sosial media. 

1. Contoh Call to Action toko online: “Borong”, “Beli”, “Belanja”, “Habiskan”, dll

2. Contoh Call to Action promosi tool, produk digital, atau software: “Langganan” dan “Download”

3. Contoh Call to Action promosi informasi: “Baca lebih lanjut” dan “Pelajari selengkapnya

4. Contoh Call to Action Instagram dan sosial media lain: “Like”, “Share”, “Comment”, “Follow”

Selain itu, CTA umumnya juga dikombinasikan dengan konten-konten copywriting untuk menimbulkan kesan persuasif. Anda juga bisa melakukan pendekatan yang lebih maksimal kepada audiens agar goals Anda tercapai. 

Pentingnya Menggunakan Call to Action

Berdasarkan penjelasan kami di atas tentang apa yang dimaksud Call to Action, secara natural memang manusia mudah merespon sebuah dorongan atau ajakan yang diberikannya, terlebih jika mereka benar-benar membutuhkannya. 

Nah, jika tidak adanya ajakan, para pebisnis pasti akan gagal di bagian marketing dan promosi. Bahkan berpotensi membuat bisnis yang sudah Anda dirikan dengan susah payah, gagal begitu saja. 

Melansir penjelasan dari HubSpot, Call to Action telah terbukti dapat meningkatkan keuntungan hingga 121%. Yup, CTA memiliki peran yang besar terhadap sebuah tujuan yang diharapkan. 

Tanpa adanya komponen ini, penjualan hanyalah sekedar ‘menjual’ saja, tanpa adanya pengaruh yang besar untuk meningkatkan keuntungan. 

Selain itu, dengan penggunaan CTA, Anda bisa mendapatkan eksposur lebih banyak dari para audiens. Bayangkan jika Anda melupakan si komponen yang satu ini. Akan ada banyak orang yang tidak tahu brand Anda. Namun ada juga manfaat yang bisa langsung Anda rasakan dari menggunakan Call to Action ini. 

  • Bisa mengarahkan audiens tentang suatu tindakan yang penting mereka lakukan
  • Mendapatkan eksposur yang lebih banyak dari aksi yang telah dilakukan audiens
  • Mengoptimalkan target bisnis (penjualan, angka download atau subscriber misalnya)
  • Bisa memaksimalkan konten promosi.

Akhir Kata

Setelah memahami apa yang dimaksud Call to Action dan manfaatnya, Anda pasti akan coba menggunakan komponen tersebut sekarang juga. Jangan lupa membuat konten promosi marketing yang baik agar audiens cepat tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − 7 =

Scroll to Top