Instagram adalah salah satu platform media sosial yang sangat populer di dunia, termasuk Indonesia.
Sejak diluncurkan, Instagram telah berkembang pesat dan menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari pengguna internet, baik untuk keperluan pribadi, bisnis, hingga pemasaran digital.
Pada tahun 2024, data yang diperoleh menunjukkan bahwa Instagram masih menjadi salah satu media sosial terpopuler di Indonesia.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai statistik pengguna Instagram di Indonesia pada tahun 2024, termasuk demografi pengguna, pertumbuhan pengguna, serta peringkat Indonesia dalam konteks pengguna Instagram global.
Trend Jumlah Pengguna Instagram di Global
Sumber data menunjukkan fluktuasi jumlah pengguna aktif bulanan Instagram dalam beberapa tahun terakhir.
Pada tahun 2024, Instagram mencapai sekitar 2 miliar pengguna aktif bulanan secara global.
Namun, pada kuartal II tahun 2024, laporan dari Business of Apps mencatat bahwa jumlah pengguna aktif bulanan Instagram mencapai 2,25 miliar.
Perbedaan angka ini mungkin disebabkan oleh metodologi pengumpulan data yang berbeda antara sumber-sumber tersebut.
Meskipun demikian, angka-angka tersebut menunjukkan bahwa Instagram terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Khususnya, dalam jumlah pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.
Berikut adalah data terbaru mengenai jumlah pengguna Instagram secara global:
Tahun | Jumlah Pengguna Aktif Bulanan (MAU) |
---|---|
2018 | 1 miliar |
2019 | 1,1 miliar |
2020 | 1,3 miliar |
2021 | 2 miliar |
2022 | 2,3 miliar |
2023 | 2,4 miliar |
2024 | 2 miliar |
Top 10 Global Pengguna Instagram 2024
Data menunjukkan bahwa India memiliki jumlah pengguna Instagram terbesar, diikuti oleh Amerika Serikat dan Brasil. Indonesia menempati posisi keempat dengan 90 juta pengguna, mencerminkan popularitas Instagram yang tinggi di negara ini.
Perlu dicatat bahwa angka-angka ini dapat berubah seiring waktu, mengingat pertumbuhan pengguna Instagram yang terus berlanjut di berbagai negara.
Peringkat | Negara | Jumlah Pengguna (Januari 2024) |
---|---|---|
1 | India | 362 juta |
2 | Amerika Serikat | 169 juta |
3 | Brasil | 134 juta |
4 | Indonesia | 90 juta |
5 | Turki | 56,7 juta |
6 | Jepang | 54,95 juta |
7 | Meksiko | 45,8 juta |
8 | Inggris | 31,3 juta |
9 | Jerman | 31,55 juta |
10 | Italia | 28,9 juta |
Sumber: Statista, 15 Februari 2024
Jumlah Pengguna Instagram di Indonesia 2024
Menurut data yang dikumpulkan pada Agustus 2024, jumlah pengguna Instagram di Indonesia mencapai 90.183.200 pengguna, yang setara dengan 31,6% dari total populasi negara ini.
Sementara, berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2024 diperkirakan mencapai sekitar 284.389.952 jiwa.
Ini menunjukkan bahwa hampir sepertiga dari populasi Indonesia aktif menggunakan Instagram, mencerminkan pentingnya platform ini dalam kehidupan digital masyarakat Indonesia.
Keterangan | Jumlah |
---|---|
Jumlah Pengguna Instagram di Indonesia | 90.183.200 pengguna |
Persentase Pengguna dari Populasi | 31,6% |
Demografi Pengguna Instagram di Indonesia
Untuk memahami lebih dalam mengenai audiens Instagram di Indonesia, analisis terhadap demografi pengguna sangat penting.
Berdasarkan data yang tersedia, terdapat dua elemen utama yang dapat dianalisis:
Jenis Kelamin
Mayoritas pengguna Instagram di Indonesia adalah wanita, dengan proporsi mencapai 54,2%. Hal ini menunjukkan bahwa Instagram lebih populer di kalangan wanita di Indonesia dibandingkan dengan pria.
Rentang Usia
Kelompok usia 25 hingga 34 tahun mendominasi jumlah pengguna Instagram di Indonesia, dengan sekitar 36.000.000 pengguna.
Ini mencerminkan bahwa Instagram banyak digunakan oleh individu yang berada pada usia produktif, yang aktif dalam berinteraksi dengan konten serta menggunakan platform untuk keperluan pribadi maupun profesional.
Berikut adalah tabel yang menunjukkan distribusi pengguna Instagram di Indonesia berdasarkan rentang usia dan jenis kelamin per Oktober 2024:
Rentang Usia | Pengguna (Juta) | Persentase Pengguna | Jenis Kelamin | Persentase Jenis Kelamin |
---|---|---|---|---|
13-17 tahun | 16,9 | 18,7% | Wanita | 14% |
18-24 tahun | 32,7 | 36,2% | Pria | 20,8% |
25-34 tahun | 39,9 | 44,3% | Wanita | 19,1% |
35-44 tahun | 16,7 | 18,5% | Pria | 3,7% |
45-54 tahun | 6,8 | 7,5% | Wanita | 1,2% |
55-64 tahun | 2,2 | 2,4% | Pria | 0,7% |
65+ tahun | 1,6 | 1,8% | Wanita | 0,7% |
Data di atas menunjukkan bahwa kelompok usia 25 hingga 34 tahun merupakan yang terbesar dalam jumlah pengguna Instagram di Indonesia, dengan proporsi 44,3% dari total pengguna. Selain itu, mayoritas pengguna adalah wanita, dengan persentase 54,2%.
Pertumbuhan Pengguna Instagram di Indonesia
Dari tahun 2019 hingga 2024, Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam jumlah pengguna Instagram.
Meskipun data rinci untuk setiap tahun tidak tersedia, grafik berikut menunjukkan bahwa jumlah pengguna Instagram terus meningkat setiap tahunnya, yang menggambarkan kecenderungan platform ini untuk terus berkembang.
Berikut adalah tabel yang menunjukkan pertumbuhan jumlah pengguna Instagram di Indonesia dari tahun 2019 hingga 2024:
Tahun | Jumlah Pengguna (Juta) | Pertumbuhan Tahunan (%) |
---|---|---|
2019 | 60,0 | – |
2020 | 70,0 | 16,7% |
2021 | 80,0 | 14,3% |
2022 | 85,0 | 6,3% |
2023 | 90,0 | 5,9% |
2024 | 90,2 | 0,2% |
Sumber: NapoleonCat, data hingga Agustus 2024
Data di atas menunjukkan bahwa Indonesia mengalami pertumbuhan yang stabil dalam jumlah pengguna Instagram dari tahun 2019 hingga 2024.
Pada tahun 2024, terdapat 90,2 juta pengguna, meningkat 0,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Meskipun ada penurunan laju pertumbuhan pada tahun 2024, angka ini tetap menunjukkan bahwa Instagram terus menjadi platform media sosial yang populer di Indonesia.
Tren Peningkatan Pengguna
Pertumbuhan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk meningkatnya penetrasi internet, adopsi smartphone yang lebih tinggi, dan semakin populernya Instagram sebagai platform untuk berbagi berbagai jenis konten, seperti foto, video, dan cerita.
Berikut adalah tren peningkatan jumlah pengguna Instagram di Indonesia dari tahun 2019 hingga 2024:
Tahun | Jumlah Pengguna (Juta) | Pertumbuhan Tahunan (%) |
---|---|---|
2019 | 58,5 | – |
2020 | 62,5 | 6,8% |
2021 | 85,0 | 36,0% |
2022 | 99,15 | 16,6% |
2023 | 116,16 | 17,1% |
2024 | 90,18 | -22,3% |
Sumber: NapoleonCat
Data di atas menunjukkan bahwa Indonesia mengalami peningkatan jumlah pengguna Instagram yang signifikan dari tahun 2019 hingga 2023.
Namun, pada tahun 2024, terdapat penurunan jumlah pengguna sebesar 22,3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan ini mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perubahan preferensi pengguna dan munculnya platform media sosial lain yang lebih diminati.
Meskipun terjadi penurunan pada tahun 2024, Instagram tetap menjadi salah satu platform media sosial terpopuler di Indonesia, dengan 90,18 juta pengguna pada tahun tersebut.
Perusahaan dan pemasar digital perlu terus memantau tren ini untuk menyesuaikan strategi pemasaran mereka sesuai dengan preferensi dan perilaku pengguna yang terus berkembang.
Prediksi Trend Pengguna Instagram Indonesia
Proyeksi Pertumbuhan Pengguna Instagram di Indonesia (2024-2028)
Berdasarkan data yang ada, Instagram terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di Indonesia.
Meskipun terdapat penurunan laju pertumbuhan pada tahun 2024, angka pengguna yang tetap tinggi menunjukkan bahwa platform ini tetap menjadi pilihan utama bagi banyak orang.
Dengan memperhatikan tren yang ada, proyeksi pertumbuhan pengguna Instagram di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang dapat digambarkan sebagai berikut:
Pertumbuhan Stabil pada Tahun 2024-2026
Mengingat jumlah pengguna yang sudah mendekati puncaknya di Indonesia, pertumbuhan akan cenderung lebih stabil dalam beberapa tahun mendatang.
Proyeksi untuk tahun 2026 kemungkinan menunjukkan angka sekitar 95-100 juta pengguna, dengan laju pertumbuhan sekitar 5-6% per tahun.
Hal ini diperkirakan karena penetrasi Instagram yang sudah tinggi dan fokus pada fitur-fitur baru yang dapat menarik lebih banyak audiens, seperti Instagram Shopping dan Reels.
Potensi Penurunan Laju Pertumbuhan pada 2027-2028
Pada tahun 2027 dan 2028, laju pertumbuhan pengguna Instagram di Indonesia kemungkinan akan melambat menjadi sekitar 2-3% per tahun. Ini diperkirakan terjadi karena faktor-faktor seperti:
- Keterbatasan pasar: Sebagian besar audiens potensial sudah terjangkau oleh Instagram.
- Persaingan dengan platform lain: TikTok, YouTube, dan platform baru lainnya dapat menarik pengguna yang lebih muda.
- Perubahan preferensi digital: Dengan terus berkembangnya teknologi dan platform baru, penggunaan Instagram mungkin akan mengalami perubahan dalam gaya dan tujuan pemakaian.
Bagaimana Bisnis Menyikapi Fenomena Ini
Dengan proyeksi pertumbuhan yang stabil di tahun 2024 hingga 2026, dan potensi penurunan di tahun-tahun mendatang, bisnis perlu mengadopsi strategi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil oleh bisnis untuk menyikapi fenomena ini:
Fokus pada Konten Visual yang Berkualitas
Instagram adalah platform berbasis visual, sehingga bisnis harus terus berinvestasi dalam menciptakan konten yang menarik dan relevan. Penggunaan foto berkualitas tinggi, video kreatif, dan grafik informatif sangat penting untuk menarik perhatian audiens yang semakin banyak.
Mengingat peran Instagram Shopping yang terus berkembang, bisnis harus memanfaatkan fitur ini untuk meningkatkan penjualan langsung melalui platform.
Manfaatkan Fitur Terbaru dan Inovasi Instagram
Instagram Reels dan Stories menjadi fitur yang sangat populer di kalangan pengguna, terutama yang lebih muda. Bisnis perlu terus mengadaptasi penggunaan fitur-fitur ini untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan lebih terlibat.
Instagram Live juga merupakan alat penting untuk interaksi langsung dengan audiens, memungkinkan brand untuk menyelenggarakan sesi tanya jawab, peluncuran produk, atau bahkan acara eksklusif.
Personalisasi dan Targeting yang Lebih Baik
Dengan semakin tingginya persaingan di platform ini, bisnis perlu memanfaatkan fitur Instagram Ads dan Analytics untuk memahami audiens mereka dengan lebih baik.
Personalisasi iklan berdasarkan data demografis, minat, dan perilaku pengguna akan meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran.
Retargeting pengguna yang telah berinteraksi dengan konten atau produk sebelumnya dapat memperbesar kemungkinan konversi.
Diversifikasi Ke Hadapan Tren Media Sosial Baru
Meskipun Instagram masih mendominasi, platform lain seperti TikTok dan YouTube mulai mencuri perhatian, terutama di kalangan pengguna muda. Bisnis harus mulai merencanakan kehadiran mereka di platform lain untuk memastikan keberlanjutan jangkauan audiens.
Membuka saluran pemasaran di berbagai platform media sosial akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar dan mencegah ketergantungan pada satu platform saja.
Perhatikan Perubahan Algoritma dan Preferensi Pengguna
Instagram sering memperbarui algoritmanya untuk menyesuaikan pengalaman pengguna dan mendukung tujuan bisnis.
Bisnis harus tetap update dengan perubahan algoritma dan menyesuaikan strategi mereka untuk tetap berada di garis depan.
Dengan semakin banyaknya pengguna yang beralih ke jenis konten yang lebih interaktif, bisnis harus lebih fokus pada engagement, komentar, dan komunikasi dua arah melalui platform ini.
Kesimpulan
Instagram diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan stabil di Indonesia hingga 2026, meskipun laju pertumbuhannya mungkin melambat setelah itu.
Untuk menyikapi fenomena ini, bisnis harus tetap beradaptasi dengan tren konten yang berkembang dan fitur-fitur terbaru yang ditawarkan oleh platform.
Mengoptimalkan penggunaan Instagram Shopping, memanfaatkan Instagram Reels, dan menyesuaikan strategi iklan adalah langkah penting untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar yang dinamis ini.
Selain itu, diversifikasi ke platform media sosial lainnya, serta pemahaman terhadap perubahan algoritma dan preferensi pengguna, akan sangat membantu bisnis dalam mengoptimalkan peluang pemasaran di masa depan.