27 First Impression Statistik Website Paling Mengejutkan Untuk Bisnis

First Impression Web

First Impression website adalah langkah awal bisnis Anda melangkah lebih jauh atau berhenti saat ini juga.

Di tahun 2022 ini, Anda mungkin baru menyadari bahwa website yang Anda miliki sebenarnya memberikan sebuah dampak yang bisa dirasakan dalam hal kualitas dan kredibilitas bisnis. Sayangnya, hanya beberapa orang saja yang sadar betapa besarnya dampak ini sebenarnya. 

Karena jika mengutip fakta yang ada, banyak bisnis yang berjuang mengubah website dengan performa buruk menjadi sebuah website dengan tingkat profesionalisme tinggi, sehingga meningkatkan kredibilitas dan bisa dilirik banyak konsumen dan klien baru. 

Namun tenang saja karena kami sudah mengumpulkan 27 hal mengejutkan yang akan meningkatkan statistik pengunjung website, bagaimana pada pengunjung akan berinteraksi, membuat alat digital ini menjadi sebuah strategi untuk menarik banyak klien baru, dan tentunya sangat user-friendly. Jadi, simak informasinya sampai habis di bawah ini. 

27 Statistik Website Paling Mengejutkan! Tentang Pengalaman Pengguna, First Impression, dan Desain Situs yang Harus Diperhatikan dengan Sangat Serius

Sebagai pemilik website, sudah pasti Anda harus memperhatikan bagaimana dengan pengalaman pengguna, impresi pertama dengan website Anda, dan juga tampilannya. Karena ketiga aspek tersebut yang menjadi tumpuan untuk meningkatkan kredibilitas website bisnis. 

Selain itu, perhatikan juga beberapa hal di bawah ini yang membantu membuka mata Anda dalam meningkatkan statistik pengunjung website.

1. Anda Hanya Punya Waktu 0.05 Detik Untuk Menarik Pengunjung

Menurut tiga studi kasus, para pemilik website hanya punya waktu kurang dari satu detik untuk menarik pengunjung. Dalam waktu yang hanya sekali kedipan mata itulah pengunjung akan memutuskan, apakah ingin berada di website yang Anda miliki atau justru malah pergi mencari informasi dari situs lainnya. 

Jadi jika ada yang bilang “jangan menghakimi sebuah buku hanya dari luarnya saja” itu tidak berlaku pada topik website ini. Pasalnya, kesempatan yang sangat sebentar ini sangat mempengaruhi hasil dari kualitas website itu sendiri. 

Dalam waktu yang sesingkat itu, Anda harus menarik perhatian para pengunjung tidak hanya dari kualitas konten saja, namun juga harus memperhatikan bagaimana tampilan homepage pada website Anda. 

Akan tetapi, pastikan juga website tersebut sudah mendukung AMP, untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna yang mengakses website Anda dari perangkat mobile.

2. 57% Pengguna Tidak Akan Merekomendasikan Sebuah Bisnis Yang Memiliki Website Dengan Tampilan Buruk

Jika tujuan Anda sekarang ini juga ingin meningkatkan statistik pengunjung website, segera analisis ulang bagaimana tampilan website bisnis yang Anda miliki. Pasalnya, para pengunjung yang mencari sebuah informasi di website dengan tampilan buruk akan mendapatkan pengalaman pengguna yang tidak optimal. 

Sehingga mereka pun enggan merekomendasikan produk atau jasa bisnis Anda kepada keluarga, teman, atau kerabatnya. Maka dari itu, gunakanlah tema website yang user-friendly.

3. 85% Pengunjung Menganggap Website Yang Mobile-Friendly Lebih Baik

Bagaimana caranya bisa menarik perhatian pengunjung hanya dengan waktu 0.05 detik? Hm, tentu saja harus dengan menampilkan kualitas website itu sendiri. 

Namun dengan berkembangnya jaman, orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu mereka menggunakan Smartphone. Perangkat seperti komputer atau laptop lebih banyak digunakan untuk kepentingan profesional seperti bekerja, belajar, dan lainnya. 

Namun terkadang untuk urusan profesional pun orang-orang lebih suka mengaksesnya melalui perangkat mobile karena bisa diakses kapan saja dan di mana saja. 

Maka dari itu, website yang mobile-friendly dianggap lebih baik hari ini ketimbang website yang hanya bagus untuk tampilan dekstop saja. Jadi, pastikan lagi website bisnis yang Anda miliki sudah support dengan semua perangkat. 

4. Di Tahun 2018, Website E-Commerce Dikunjungi oleh 63% Pengguna Smartphone

Berdasarkan riset di Amerika, setidaknya ada 50% penjual online shop di E-commerce yang berjualan melalui perangkat mobile. Sementara itu, pembeli yang mengunjungi situs jual-beli tersebut mencapai 63% dari pengguna smartphone. 

Melihat data ini saja pastinya Anda sudah bisa menarik kesimpulan bahwa internet hari ini lebih banyak didominasi oleh pencarian dari perangkat mobile. Apalagi jika niatnya membuat website untuk berbisnis, optimalkan pengalaman pengguna agar mereka tetap nyaman menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

5. 38% Pengguna Akan Berhenti Tertarik Jika Memiliki Konten atau Tampilan Layout Yang Buruk

Selamat! Anda sudah bisa menarik perhatian pengunjung dalam waktu 0.05 detik. Tetapi, selanjutnya apa yang harus dilakukan?

Hm, tampilan desain yang bagus saja tidak cukup, lho membuat pengunjung mau berlama-lama ada di website Anda. Hal tersebut dikarenakan mereka juga akan menilai bagaimana Anda mengemas layout website. Layout yang kami maksud di sini seperti Navigation Bar atau Dropdown Menu.

Fitur tersebut akan membantu para pengunjung menemukan informasi yang lebih lengkap dan lebih spesifik. Bayangkan jika hanya menampilkan produk atau jasa bisnis Anda. Sulit bagi pengunjung mencari tahu lebih banyak informasi tentang apa saja yang mereka butuhkan.

Sebagai pemilik website sekaligus pebisnis, berikan informasi yang jelas dan solutif untuk para pengunjung. Buat mereka “ketergantungan” dengan service yang Anda miliki. Gunakan fitur Dropdown Menu untuk menampilkan seluruh konten yang relevan dengan bisnis yang Anda jalani. 

Cara ini akan memudahkan mereka memahami apa yang dibutuhkan sehingga bisnis Anda lah yang nantinya akan menjadi solusi bagi pengunjung dan bisa meningkatkan statistik pengunjung website. 

6. 88% Pengunjung Tidak Ingin Kembali Setelah Mendapatkan Pengalaman Buruk

Masih terkait First Impression! Anda tidak bisa berharap dengan tampilan desain yang buruk, ketinggalan jaman, dan fitur lainnya yang kurang relevan. Jika dalam waktu 5 tahun ini website yang Anda miliki belum pernah melakukan “redesign” atau update tampilan baru, itulah yang menjadi akar masalah kenapa trafik pengunjung sepi. 

Semakin berkembangnya jaman, orang-orang yang menggunakannya juga semakin cerdas dan “menginginkan hal yang lebih simple dan mudah”. Oleh karena itu, pastikan kembali apakah website Anda sudah interaktif atau justru malah sebaliknya. 

Tidak harus setiap bulan melakukan redesign, namun pastikan saja semua fitur yang ditampilkan sudah interaktif dan dapat menunjang kebutuhan pengunjung selama berada di website Anda. 

7. 77% Agency Percaya Bahwa Pengalaman Pengguna Website Yang Buruk Adalah Peluang untuk Klien Mereka

Ironi memang, di mana para agency website developer seperti kami akan mencari celah kompetitor dari kliennya. Hal tersebut bertujuan agar bisnis klien mereka lebih maju satu langkah dari website yang Anda miliki. 

Pengalaman pengguna atau user-experience menjadi salah satu kelemahan yang mereka sukai. Jika ini yang terjadi pada website Anda, otomatis para agency tersebut akan membuat sebuah website untuk kliennya dan akan menyalip bisnis Anda di hasil pencarian internet. 

Apakah akan berdampak pada bisnis Anda?

Jawabannya tentu saja, iya! Sebagai contoh, website bisnis Anda sudah berada di peringkat 1 pencarian Google. Hanya karena terdapat satu saja masalah yang mengakibatkan pengalaman pengguna buruk, ini akan menjadi celah untuk pihak agency mengoptimasi website kliennya. 

Mereka akan menerapkan cara yang sama dengan website Anda namun dengan mengoptimalkan celah tersebut. 

Dengan begitu, website Anda akan berada satu peringkat di bawah klien mereka. Ini tentu saja berdampak buruk bagi bisnis Anda, karena umumnya pengguna akan memilih hasil pencarian yang berada di peringkat nomor 1 karena menganggap website tersebut memiliki kredibilitas yang baik. 

8. 39% Pengguna Akan Pergi Jika Gambar di Sebuah Website Mengalami Loading Lama

Gambar visual memang bisa memikat statistik pengunjung website. Akan tetapi, justru ini yang juga menjadi “kunci” untuk memikat mereka. Pasalnya, jika sebuah perusahaan menggunakan gambar yang terlalu besar resolusinya atau bahkan gambar yang rusak, sudah bisa dipastikan perusahaan tersebut telah gagal menarik perhatian pengunjung.

Kenapa? Tentu saja karena pengunjung adalah orang-orang yang cerdas dan tidak mau membuang waktunya di tempat yang tidak bisa memenuhi ekspektasinya. Oleh karena itu, gunakan gambar dengan format yang support untuk website Anda, seperti JPEG atau WebP. 

9. 47% Pengunjung Hanya Mau Menunggu 2 Detik Loading di Sebuah Website

Seperti yang sudah kami sebutkan di atas bahwa gambar dengan resolusi besar akan mengakibatkan loading lama. Memang, pengunjung akan memberikan toleransi dan akan menunggu loading tersebut sampai gambarnya muncul, namun hanya untuk 2 detik saja! 

Bagaimana jika melebihi dari waktu tersebut? Sudah pasti mereka akan pergi meninggalkan website Anda karena dianggap tidak berkualitas. Oleh karena itu, speed page website harus menjadi pertimbangan yang penting di sini.

Pasalnya, hal tersebut juga berkaitan dengan SEO website. Alias sebagai salah satu faktor peringkat Goole paling penting.  

Jika Google mendeteksi adanya pengalaman buruk pengguna, otomatis website tersebut akan jarang Google tampilkan di halaman pencarian pengguna. Sehingga berpengaruh terhadap statistik pengunjung website.

10. Perusahaan Yang Memiliki Speed Page Website Rendah Mengalami Penurunan Penjualan $2.6 Miliar Setiap Tahun

Statistik pengunjung website bukan hal yang remeh-temeh. Jika perusahaan Anda memiliki speed page yang menurun dalam jangka waktu tertentu, jangan merasa tenang dulu! Pasalnya, beberapa perusahaan retail di negara luar mengalami penurunan penjualan yang besar setiap tahunnya hanya karena tidak bisa memenuhi “keinginan” pembeli yang maunya cepat dan simple. 

Pengunjung tidak akan pernah suka menunggu lama di sebuah website yang memiliki speed page rendah. 

11. 75% Pengunjung Akan Menilai Sebuah Perusahaan Melalui Tampilan Website

Hati-hati! Statistik pengunjung website bisa turun jika website tidak bisa menampilkan desain yang menarik dan modern. 

Tampilan desain tidak hanya dari segi tema saja. Melainkan juga terdapat elemen-elemen di dalamnya seperti gambar, font, informasi layout, konten artikel, gambar, video, dan lainnya. Jika itu semua dikemas dalam tampilan yang menarik, sederhana, dan interaktif, otomatis pengunjung akan mendapatkan pengalaman pengguna yang baik. 

Namun jika itu dikemas secara asal dan sembarang, mereka akan menilai pemilik bisnis tersebut cukup kolot dan tidak melek digital. 

Fakta ini sering kami temukan di beberapa forum internet dan sosial media. Banyak pengguna yang memberikan pengalamannya selama mencari informasi di sebuah website dengan tampilan buruk. Dan benar saja, mereka tidak akan mau membuang waktunya berlama-lama berada di website yang tidak bisa memenuhi ekspektasinya. 

12. Hanya dalam 2.6 Detik Pengguna Akan Memilih Satu Bagian Website Yang Menjadi Daya Tarik

Dari yang kami pelajari tentang statistik pengunjung website, hanya dalam waktu singkat saja sebuah website sudah bisa kelihatan bagaimana kualitasnya. First Impression!

Selain soal desain dan Dropdown Menu, Anda perlu menampilkan beberapa bagian yang akan membuat para pengunjung penasaran dan ingin menguliknya lebih jauh, dan itu hanya memakan waktu 2.6 detik saja. Jadi dengan waktu yang cepat, Anda sudah harus bisa menarik perhatian pengunjung dengan sebuah konten yang memberikan rasa penasaran bear. 

Salah satu kunci untuk menarik pengunjung adalah dengan kualitas website yang sangat bagus. Setiap landing page harus memiliki bagian yang akan membuat mata para pengunjung menyorotnya. Bagian ini bisa berupa tulisan atau gambar yang akan memperkenalkan produk atau jasa perusahaan Anda kepada calon konsumen. 

Gunakan Pola F-Shaped

Jika ingin membuat pengguna terpaku dengan sesuatu spesifik yang ada di website Anda, cobalah menempatkan gambar atau media lainnya ke arah kiri atas halaman dan gunakan struktur ini pada seluruh tampilan situs. 

Memahami “eye-tracking” bisa membantu Anda menganalisis kebiasaan pengguna sehingga mereka cepat terpaku dengan apa yang tersedia pada situs Anda. Saat mengunjungi sebuah website, para pengunjung sudah pasti akan membaca bagian atas situs dan lanjut ke bawah secara horizontal. Mereka juga akan menikmati konten yang Anda sediakan dari arah kiri ke kanan. 

13. Pengunjung Rata-Rata Menghabiskan 5.94 Detik Melihat Gambar Utama Website

Menggunakan gambar tentu saja adalah hal yang bagus di dalam website. Media tersebut bisa menarik perhatian pengunjung saat berada di sebuah situs. 

Dari statistik pengunjung website yang kami pelajari, rata-rata pengunjung menaruh perhatian yang lebih pada gambar yang ditampilkan. Maka dari itu, upayakan menggunakan sebuah gambar yang efektif sebagai bentuk komunikasi tentang brand Anda kepada calon konsumen. 

Oleh karena itu, gunakan gambar yang relevan dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Jangan gunakan gambar yang memiliki resolusi terlalu besar karena akan mempengaruhi performa website Anda nantinya. Intinya, dengan waktu 5.94 detik itu, Anda sudah harus membuat pengunjung bertahan berada di website Anda.

14. Pengunjung Rata-Rata Menghabiskan 5.59 Detik Melihat Tulisan di Website

Mungkin ini terdengar subjektif. Namun dari data yang kami pelajari, rata-rata pengguna bisa tertarik dengan konten tertulis yang ada di sebuah website hanya dengan waktu 5.59 detik saja. Dengan kata lain, Anda harus menarik perhatian para pengunjung dengan copywriting yang menggelegar agar mereka terus mau berlama-lama di website Anda. 

Yang paling terpenting, buatlah sebuah tulisan yang jelas, padat, dan tidak bertele-tele. Ingat! Anda menjual sebuah produk atau jasa, bukan sedang membuat sebuah esai akademis. Jadi gunakan bahasa formal maupun informal yang mudah dimengerti dan tidak membingungkan. 

15. 70% Bisnis Baru Tidak Menggunakan CTA di Homepage Mereka

Percaya atau tidak, setiap pengunjung yang datang ke website Anda datang dengan keingintahuan yang besar. Mungkin tidak semuanya, namun orang-orang yang membutuhkan produk atau jasa seperti yang Anda tawarkan pasti akan memiliki cerita yang berbeda.

Namun sayangnya, masih ada banyak bisnis baru yang tidak paham apa itu CTA. Call to Action atau CTA menjadi sebuah tool atau alat yang berguna untuk memperkenalkan bisnis yang Anda tawarkan semakin lebih mudah diketahui oleh para calon konsumen. 

Dengan kata lain, Anda berharap pengunjung datang ke website Anda dan segera membeli atau menggunakan jasa yang ditawarkan. Namun bagaimana caranya mereka menjadi konsumen? Tentu saja dengan tombol CTA yang akan mengarahkan mereka kepada Anda. 

CTA ini bermacam-macam. Anda bisa mengarahkannya langsung ke kontak pribadi seperti Email dan whatsApp. Bisa juga ke halaman untuk mengisi formulir pembelian produk. Gunakan tombol ini dan tempatkan di bagian homepage website Anda agar memudahkan para pengunjung.

16. Pengunjung Hanya Menikmati Konten Selama 15 Menit, Namun Beberapa di antaranya Menyukai Desain Yang Memukau

Hm, hampir tidak ada yang menyukai baca teks dengan struktur kotak-kotak yang biasa. Itu dianggap sangat membosankan karena jadi menampilkan satu dimensi saja. 

Berdasarkan dengan hasil pencarian yang mengarahkan pengunjung ke website Anda, tentu saja mereka tidak akan diarahkan ke homepage. Bisa jadi Google mengarahkannya ke halaman artikel yang tersedia. 

Maka dari itu, setiap halaman di website Anda harus benar-benar dibuat semaksimal mungkin untuk memikat para pengunjung. Penempatan konten di dalam desain website yang menarik tidak hanya menjadi inti dari digital marketing saat ini. Namun menjadi sebuah “candu” yang membuat mereka nyaman dengan website Anda. 

Jadi, buatlah konten-konten yang memikat para pengunjung, baik untuk mengenalkan produk Anda ataupun konten artikel biasa. Bisa juga dengan memberikan edukasi sebagai salah satu strategi marketing yang tidak akan membuat mereka bosan membacanya. 

Di dalam konten artikel sendiri pun Anda harus menampilkan topik yang komprehensif dan memiliki aksi tersirat (misalnya dengan menggunakan jasa yang Anda tawarkan, para pengunjung akan mendapatkan….). Tambahkan juga media gambar dan video. Sehingga konten yang Anda sajikan jadi lebih intelektual dan bermanfaat. 

17. 94% Impresi Pertama Website Melalui Desain

Dari banyaknya website yang kami temukan, rata-rata memiliki desain yang terlalu kompleks namun tidak memiliki navigasi yang bisa menarik perhatian pengunjung. 

Selain itu, kami menemukan ulasan beberapa pengguna internet yang tidak menyukai desain website membosankan, pemilihan warna tema yang buruk, adanya pop up iklan yang mengganggu, konten yang tidak relevan, tampilan media yang terlalu kecil, dan terlalu banyak teks yang membingungkan. 

Sehingga akhirnya membuat penilaian bisnis tersebut tidak baik dan kurang efektif dengan apa yang pengunjung butuhkan. 

18. Analisis Menunjukkan 46% Pengunjung Bertahan di Sebuah Website Karena Visualnya Yang Menarik

Visual memang selalu menjadi faktor yang mempengaruhi statistik pengunjung website. Namun yang kami maksud di sini adalah layout, tipografi, ukuran font, dan pemilihan warna. Jadi jangan asal dan sembarangan saat menentukan desain visual untuk website bisnis Anda.

19. Trafik dari Pengguna Mobile di Tahun 2017 Mencapai 52.64%

Statista menjelaskan bahwa penggunaan mobile mempengaruhi trafik yang meningkat secara global saat ini ketimbang trafik dari desktop. Namun sebenarnya ini sudah mulai dirasakan sejak tahun 2015. 

Dengan peningkatan setiap tahun ini bisa menyadari Anda bahwa target audiens bisnis Anda saat ini akan lebih banyak datang dari pengguna mobile. Jadi jangan hanya terpaku dengan trafik dekstop yang memiliki angka lebih kecil dibandingkan trafik dari pengguna mobile. 

20. Perangkat Mobile Diperkirakan Mempengaruhi 63% Internet Global Sejak Akhir Tahun 2019

Jika poin sebelumnya tidak begitu meyakinkan Anda, namun ada sebuah riset yang menunjukkan bahwa penggunaan perangkat mobile akan terus meningkat setiap tahunnya. Ini sebenarnya sudah bisa dirasakan sejak kemunculan pandemi COVID-19, di mana orang-orang lebih senang melakukan banyak aktivitas seperti belajar dan mencari tahu banyak hal melalui smartphone mereka. 

Mungkin nanti akan ada saatnya di mana pengguna menjadi pihak “anti-desktop”, yang lebih nyaman mencari apa yang mereka butuhkan melalui gawai di genggamannya. 

21. Pendapatan E-Commerce Meningkat 50% Sejak Tahun 2018 Berkat Pengguna Mobile

Di beberapa banyak kasus tentang E-commerce, pengguna mobile bisa meningkatkan pendapatan mencapai 50%. Secara logika, ini yang menjadi bukti dari poin-poin di atas bahwa trafik di sebuah website lebih banyak didominasi oleh pengguna mobile saat ini. 

Kasus ini akhirnya menyadarkan banyak perusahaan retail yang mulai meningkatkan pengalaman belanja dari perangkat mobile seperti smartphone. Tentu saja, ini berdasarkan dengan kebiasaan para pengguna yang mulai berubah, dan mungkin akan terus meningkat di masa depan.

22. 94% Review Jelek Website Rata-Rata Karena Masalah Desain

Web Design adalah bagian penting bagi pelaku bisnis online. Ini memang selalu menjadi faktor dari banyaknya statistik pengunjung website. 

Desain yang modern akan memberikan dampak yang positif

Jadi, pastikan website bisnis yang Anda miliki tidak seperti desain tahun 2002 yang kuno. Pastikan juga gambar media yang Anda gunakan terlihat modern dan relevan dengan masa sekarang. 

Selain itu, gunakan juga jenis font yang kekinian ataupun yang bisa digunakan kapan saja. Namun jangan gunakan font seperti Comic Sans yang sering sekali menjadi bahan ejekan dari para pengunjung. 

Kemudian, pastikan juga rasio layout yang Anda gunakan membuat tampilan website semakin lebih rapi. Sebagai contoh, Anda bisa gunakan rasio 3:4 yang cocok untuk website olahraga. Ada juga rasio 16:9 dan 4:3 yang sering digunakan di banyak desain website modern. 

23. 8 dari 10 Pengunjung Akan Meninggalkan Website Yang Tidak Terlihat Rapi di Perangkat Mereka

Tidak, trafik yang datang tidak hanya karena sebuah website bisa memberikan apa yang pengunjung cari. Dulu mungkin sebuah website harus mendukung fitur zoom dan minimize tampilan. 

Namun justru sekarang itu menjadi hal yang membuat pengunjung tidak nyaman. Daripada memikirkan kedua fitur itu, akan lebih baik jika Anda mengoptimalkan desain yang responsif untuk sebuah website bisnis. Karena inilah yang sekarang lebih banyak dicari oleh para pengguna internet sehingga bisa memaksimalkan statistik pengunjung website.

24. Berdasarkan Google, 61% Pengguna Mobile Jarang Mau Kembali ke Sebuah Website Yang Memiliki Masalah dan 40% Akan Mengunjungi Situs Kompetitor

Seperti yang sudah kami bahas di poin #23, lebih baik mengoptimalkan desain yang responsif untuk website bisnis Anda. Pasalnya, website yang bermasalah pada navigasinya justru akan membuat pengunjung mencari opsi lain yaitu pergi ke situs kompetitor. 

25. 83% Pengguna Mobile Mengatakan Pengalaman Terbaik Sangatlah Penting

Pada poin ini, banyak pemilik bisnis yang sering mengalami salah kaprah. Mereka berpikir hanya dengan menyajikan desain yang responsif saja sudah cukup untuk menarik para calon konsumen.

Perhatikan, “pengalaman terbaik di semua perangkat” berbeda dengan “pengalaman yang sama di semua perangkat“.

Oleh karena itu, gunakan 3 perangkat sekaligus (smartphone, tablet, dan komputer) untuk menganalisis, apakah website Anda sudah maksimal di semua perangkat. Saat berhasil membuat satu halaman untuk pengguna desktop, coba di perangkat lainnya untuk lebih memastikan bahwa tidak ada masalah yang akan dialami oleh para pengunjung nantinya. 

26. Pengguna Smartphone Lebih Banyak 64% Dibanding Pengguna Dekstop

Statistik pengunjung website Anda saat ini pasti akan lebih didominasi oleh pengguna mobile ketimbang pengguna desktop. Hal ini terjadi karena kebiasaan para pengguna internet yang sudah berubah. Maka dari itu, memaksimalkan kualitas digital yang dikhususkan untuk perangkat mobile.

27. 88% Pengguna Mencari Sebuah Bisnis Yang Dibutuhkan, Lalu Akan Memutuskan untuk Pergi atau Menghubungi Anda dalam Waktu 24 Jam

Hm, mari coba kita umpamakan Anda berada di sebuah jalan dan kendaraan yang digunakan ternyata rusak tiba-tiba, atau Anda ingin makan malam bersama teman dan ingin mencoba menu makanan yang baru dengan suasana tempat yang menyenangkan. Berikut dua kondisi yang biasanya dihadapi:

  • Anda akan membuka pencarian internet untuk mencari ide atau solusi
  • Anda tidak sedang menggunakan komputer di waktu yang genting

Jadi bisa dipastikan bisnis lokal pun banyak diuntungkan dengan adanya perangkat mobile. Bisnis-bisnis lokal inilah yang nantinya akan mendapatkan trafik banyak dari para pengguna yang sedang berpergian ke suatu tempat.

Lalu, Apa Kesimpulannya?

Website adalah sebuah magnet untuk memperkenalkan sebuah bisnis, baik itu menimbulkan persepsi terbaik ataupun terburuk. Akan tetapi, penilaian dari pengguna ini juga bergantung pada pemilik website, apakah ia benar-benar ingin mengoptimalkannya supaya para pengunjung merasa nyaman. 

Website yang memiliki desain dan performa yang buruk akan mempengaruhi kredibilitas bisnis tersebut. Berbeda jauh dengan website yang memang dirancang dengan memperhatikan pengalaman pengguna. 

Desain web responsif juga menjadi salah satu metode yang akan memikat perhatian para pengunjung. Hingga akhirnya statistik pengunjung website Anda pun meningkat secara drastis dari sebelumnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − three =

Scroll to Top