Metode Link Building

Metode link building ini gambaran umum tentang cara membuat backlink yang relevan, alami dan bernilai tinggi. Merujuk dari paten pagerank, trustrank dan Google’s Reasonable Surfer Model. Ini akan membantu siapa pun dalam menerapkan strategi link building yang aman dan bertahan lama.

My Recent Recipes! Link Building Strategy For Safe and Long-lasting SEO

Selamat datang. Senang saat Anda berada dihalaman ini. Saya tidak akan berbicara banyak tentang betapa pentingnya sebuah backlink pada peringkat website. Dan juga tidak akan membahas kenapa peringkat terbaik di mesin pencari, khususnya Google, adalah target penting untuk dicapai oleh bisnis apa pun, saat ini.

Artikel ini, akan membahas tentang syarat backlink yang baik. Tentang bagaimana membangun strategi backlink yang sesuai dengan aturan Google. Sehingga, itu memberi dampak yang baik pada upaya SEO Anda. Baik saat ini, maupun di masa yang akan datang.

Mari kita langsung saja..

Kita sudah tahu bahwa, backlink berkualitas tinggi mampu memberi dampak pada SEO. Namun, jika salah strategi, backlink justru memberi racun yang dapat menenggelamkan situs Anda ke halaman paling belakang. Jadi berhati-hatilah…
Table Of Contents
  1. Prolog.
  2. Dampak Tautan NoFollow telah berubah
  3. 7 Aturan Penting Membuat Backlink Yang Benar Untuk SEO
  4. Kesimpulan

Prolog.

Entah, sudah berapa banyak tulisan yang saya buat tentang strategi link building. Entah itu di blog sendiri, di Garuda Website ini, di media sosial, Web 2.0, hingga di berbagai situs lain, sebagai posting tamu ― yang tentu, juga dalam rangka membuat backlink.

Saya merasa, ini adalah artikel paling penting yang pernah saya buat. Dan akan mengalami update, ketika saya menemukan hal baru. Khususnya terkait cara membuat backlink yang benar.

Saya telah mengunjungi kembali, sebagian besar tulisan yang dibuat sejak tahun 2013 silam. Ini seperti bernostalgia. Beberapa membuat saya tertawa sendiri, tentang bagaimana saya terjebak mitos, hingga cara-cara bodoh untuk mendapat lebih banyak backlink instant ― yang saya pikir itu bagus untuk SEO 

Dari seluruh asumsi yang pernah saya buat sebelumnya, ada berapa hal yang tidak pernah berubah. Ini yakni tentang faktor kualitas, bukan kuantitas. Namun, akan lebih sempurna jika Anda bisa mendapat keduanya. Amazing!….

Pada artikel kali ini, saya ingin mengulas secara mendalam tentang apa itu backlink berkualitas. Dan bagaimana cara membuat backlink yang baik dan benar untuk SEO.

Insinyur Backlink.

Faktanya, tidak ada sekolah resmi link building. Beberapa pelatihan di luar sana pun, lebih mengajarkan teknik berdasarkan pengalaman masing-masing.

Saya telah memetik cukup banyak pelajaran dari upaya SEO itu sendiri. Baik tentang bagaimana menghabiskan waktu dan biaya untuk hal-hal yang sia-sia, penurunan peringkat, hingga mencakup pencapaian-pencapaian yang sebelumnya, saya tidak tahu penyebab pastinya.

Menjadi insinyur strategi link building, itu bukan soal biaya yang tentu saja sangat mahal. Lebih dari itu, ini soal investasi waktu yang tidak bisa dihitung dalam jumlah bulan, minggu apalagi hari.

Ini mainnya, tahunan. Apa yang Anda buat hari ini, itu tidak bisa dilihat besok hasilnya. Ada yang beberapa bulan, bahkan tahun berikutnya. Saat Google melakukan update algoritma.

Sementara, pada artikel kali ini, saya ingin membawa Anda untuk memahami cara membuat backlink yang bertahan sangat lama. Melewati berbagai update algoritma di masa akan datang.

Metode Link Building

Saya memiliki 2 akun di Fiverr, ini salah satu penampakan order backlink belakangan ini. Saya memiliki juga akun di beberapa penyedia jasa backlink lain diluar sana. Saya telah membeli ribuan dollar backlink. Saya membayar mahal untuk melihat dampak semua jenis backlink. Sehingga, mulai mengetahui pola skema link building yang Anda baca saat ini. 

Mari kita kalkulasikan, jika rata-rata $20 x $266 = $5.320 x kurs Rp. 14.000 = Rp. 74.480.000,- Padahal, pada bagian bawah, ada paket yang harga ratusan dollar. Ini sekolah yang cukup mahal, beib.

Cara membuat backlink yang benar

Sebagian, untuk satu backlink yang katanya dari situs otoritas, nilai yang harus dibayar cukup fantastis. Sayangnya, itu tidak otomatis menghasilkan peringkat. Jika salah dalam strategi, ini masih berpotensi memberi racun pada situs Anda. Racun yang mahal beib..

Belanja backlink, juga saya lakukan dalam berbagai bentuk. Termasuk seperti SEO Store yang menggunakan mesin, Model GSA dan lainnya. Ada juga yang pakai bayar mingguan dan bulanan. Ah, entahlah.. Yang jelas sudah cukup banyak “rasa” investasi, untuk membuat backlink sampah yang menambah racun itu terus menumpuk. OMG, sekali ini..

Anda yang saat ini, berada dihalaman ini, dapat mengambil pelajaran penting. Dan mungkin tidak perlu mengulang kesalahan sama. Jadi, teruslah membaca. Nikmati dan ambil manfaatnya.

Metrik dalam metode link building yang tidak perlu

Metrik Kesombongan.

Aksesibilitas faktor backlink, hingga berbagai metrik domain, telah membuat sebagian besar pelaku SEO “mengalami kegilaan”. Bahkan lebih buruk dari masa-masa Google PageRank yang pernah diberlakukan dulu.

Google PageRank, saat ini sudah tidak tersedia lagi untuk publik. Sudah dihapus Google! Baca: Google PageRank Officially Shuts its Doors to the Public 

Saya tidak mengatakan bahwa matrik versi beberapa alat SEO populer di dunia, seperti DA/PA MOZ atau DR/UR Ahref tidak berguna sama sekali.

Tapi, kenyataannya, ada beberapa situs yang secara metrik tersebut rendah, mendapat peringkat untuk kata kunci yang kompetitif. Dan sebaliknya, skor tinggi yang harus menerima kenyataan pahit berada dihalaman belakang.

Ya.. Ketika Anda mendapat backlink dari situs yang memiliki matrik tinggi, Anda merasa nyaman. Anda berpikir telah mendapat juice link yang tinggi.

Tapi sayangnya, itu tidak mampu menjamin situs anda menjadi peringkat. Otomatis mahal, pasti. Anda tidak sadar, lalu, terus mencari, mencari dan membeli lagi.

Untuk backlink dari media nasional di Indonesia, itu berkisar antara 1 hingga 5 juta rupiah. Sementara, situs-situs otoritas tinggi secara global, bisa mencapai ribuan dollar. Untuk satu backlink! Beib.

harga backlink
3.900$ x Rp. 14.000 = Rp. 49.000.000,-

Cara Google melihat Backink.

Google tidak benar-benar peduli bagaimana cara Anda mendapatkan backlink. Tapi, mereka secara tegas memerangi backlink SPAM. Dan atau backlink yang semata dibuat untuk SEO. Backlink yang tertujuan memanipulasi peringkat!

Saya tidak mempromosikan penggunaan “Digital PR”, namun, beberapa agensi yang pernah saya gunakan menuju ke arah yang benar. Ketika membuat liputan, perhatian, dan tentunya tautan.

Lihat, bagaimana saya mendapat tautan alami dari Digital PR, untuk situs Garuda Website, pada postingan salah satu media online besar Indonesia; https://www.beritasatu.com/digital/409533/ini-5-cara-meningkatkan-penjualan-online-terbaik-bagi-pemula

Konten ini, mendapat peringkat top 2 untuk kata kunci “Cara meningkatkan penjualan online“. Anda harus mengunjungi halaman tersebut, untuk melihat bagaimana tautan itu ditempatkan, yang nanti akan kita bahas manfaat dan kenapa harus begitu.

Seperti yang bahkan telah dikonfirmasi Google sendiri. Saya berkesimpulan, cara membuat backlink yang benar dan baik untuk SEO, adalah tentang fungsi tautan itu dibuat. Yang bukan semata-mata untuk SEO!

Saya telah beberapa kali berubah konsep dalam cara membuat backlink. Namun, sebenarnya, tidak ada yang benar-benar berubah dari Google. Dalam banyak kesempatan, mereka menekankan pada kualitas dan mampu memberi pengalaman baik pada pengguna.

Dan setiap kali Google melakukan update algoritma, landasan utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian. Tujuan utamanya, memberi pengalaman yang lebih baik bagi pengguna. Point nya disana.

Jadi, sejak algoritma Google Penguin diluncurkan, pada April 2012, cara Google menilai backlink tidak pernah benar-benar berubah. Saya sempat berpikir bahwa, cara membangun tautan untuk SEO berubah banyak. Padahal, sebenarnya tidak. Dan inilah yang menjadi hal utama akan kita bahas.

Google Penguin

cara Google Penguin menilai backlink

Memang sejak Penguin muncul, ada perubahan signifikan yang terjadi. Khususnya tentang pengaruh tautan pada SEO. Algoritma Google yang satu ini, benar-benar mengubah dunia persilatan sepenuhnya.

Google Penguin menindak tegas setiap situs yang melakukan skenario curang dalam skema link building. Itu diantaranya adalah tautan jenis spam atau tauan yang khusus dibuat untuk SEO.

Google berfokus menilai tautan dari sisi kebergunaan dan kealamian ‘tautan’ tersebut terjadi.

Bagaimana tautan alami dan memiliki kebergunaan itu? Teruslah membaca… Ambil kopi, jika perlu. Karena pembahasannya akan panjang, beib.

Dampak Tautan NoFollow telah berubah

SECARA RESMI

Ada begitu banyak silang pendapat terkait tautan no follow. Namun, pada tulisan sebelumnya, saya telah menulis tentang itu. Baca: Aturan baru pembuatan Backlink Google

Google mengaku bahwa mereka dapat menghitung tautan No Follow, jika mereka mau.

Ini artinya, terlepas tautan Anda no follow atau do follow, semua berpontensi dihitung Google. Baik yang memberi dampak pada SEO, juga sebaliknya. Yang mungkin membawa racun.

Jadi, backlink sebenarnya tidak dilihat dari sisi no follow atau do follow. Tapi dari sisi lain. Dan ini semakin mendekatkan kita pada point utama, jenis backlink yang bagaimana memberi dampak SEO itu.

Nikmati.. Kita akan menyelam lebih dalam lagi… Diminum kopi nya, beib. Cari posisi duduk yang paling nyaman. Biar gak terlalu pegal.

7 Aturan Penting Membuat Backlink Yang Benar Untuk SEO

membuat backlink yang benar
Sebuah Kesadaran

Aturan Link Building sebenarnya, tidak banyak berubah! 

Menerawang kembali kemasa lalu, ada cukup banyak informasi yang tidak benar. Bahkan aturan aneh yang seperti bola liar mengelinding tak tentu arah, di luaran sana; dan jika Anda sudah banyak membaca tentang itu, Anda akan tahu jelas, apa yang saya maksud.

Panduan ini, dapat menjadi jawaban tentang cara membuat backlink yang benar. Dan menjadi semacam daftar periksa untuk strategi backlink building Anda dimasa akan datang.

Tidak ada sama sekali alat alat yang diperlukan. Ini lebih tentang pola dan konsep yang dapat Anda lakukan. Tentunya, dapat membantu upaya SEO Anda. Baca: Apa itu SEO

Dalam sebuah tulisan, saya telah membahas tentang alat untuk membantu strategi link building, seperti backlink checkker dan beberapa alat SEO lainnya. Mungkin perlu, tapi, itu bukan berarti Anda benar-benar harus menggunakannya.

Saya merekomendasikan Anda menggunakan lebih sedikit alat. Karena, terlalu banyak alat yang digunakan dalam membangun tautan, itu sangat merepotkan. Bukan hanya itu, biayanya juga sangat mahal! Sementara, itu tidak benar-benar membantu, selain menambah kesibukan baru.

Membangun backlink berkualitas, itu lebih ditekankan pada proses manual. Dan, bisa saja untuk membangun satu tautan, Anda membutuhkan waktu berminggu-minggu. Dan alat-alat pendukung, biasanya, hanya akan menjebak Anda pada proses check dan recheck yang tidak perlu.

Jika Anda sudah memahami secara pasti, pola dan caranya, setelah backlink selesai dibuat, Anda seharusnya yakin pada apa yang sudah Anda kerjakan. Jadi, biarkan robot crawler menemukannya secara alami.  

Atau, untuk sedikit mempercepat, Anda dapat menggiring robot crawler mengarah ke konten tempat dimana backlink Anda dibuat. Baca: Cara agar backlink cepat terindkes

1. Relevansi Tautan, Lokasi Tautan, Konten Berguna 

Ini juga yang menjadi salah satu alasan saya, ketika menyebut bahwa aturan membuat backlink, sebenar tidak pernah berubah. Hanya saja, sebagian besar dari kita salah dalam mempersepsikannya.

Cara membaut backlink yang benar

Konsep lama, dalam strategi backlink building. 

Tapi apa arti dari relevansi tautan itu?

Ada banyak teori diluar sana yang membahas tentang relevansi tautan. Seperti berikut ini;

Aturan tautan relevansi adalah tentang:

  • Relevansi di tingkat domain (yaitu blog.backlink.com)
  • Relevansi pada tingkat halaman (yaitu blog.backlink.com/link/cara-membuat-backlink)
  • Relevansi dengan kata kunci (“cara membuat backlink yang baik”)

Dan biasanya, Anda juga akan mendengar tentang teori tautan relevan tambahan, seperti;

  • Relevansi pada tingkat kalimat (“berikut ini adalah cara membuat backlink terbaik untuk pemula.”)
  • Relevansi pada tingkat paragraf (beberapa kalimat di sekitar tautan tempat backlink di atas, jelas berbicara tentang teknik membuat backlink)
  • Relevansi pada level folder atau kategori (/ link/)
  • Relevansi di tingkat domain root (yaitu, backlink.com)

Terkadang Anda juga mungkin mendengar tentang strategi backlink piramid, dan berbagai konsep. Seperti dengan mengedepankan anchor teks sebagai bagian paling utama.

Masih ada banyak lagi, macam-macam strategi, dengan asumsi akan memberi ekuitas tautan menjadi lebih hebat.

Namun, sayangnya, semua konsep ini sangat menyederhanakan apa itu relevansi tautan, jalan pintas ke faktor esensial.

SOP Tautan Umum

Mungkin, Anda juga sebelumnya pernah melihat “check list” sederhana tentang konsep membangun tautan seperti itu. SOP yang mudah ditulis dan dipahami. Bahkan oleh mereka yang awam terhadap SEO.

Anda juga akan sering melihat standar tautan itu, di beberapa penyedia jasa backlink berbiaya rendah yang begitu populer di berbagai negara, yang tentunya memberi keuntungan bagi penjual.

Saya pernah terjun kesana, membeli 500 backlink murah seharga $10 di fiverr.com, hingga posting tamu harga ribuan dollar. Mungkin, sudah dianggap Sultan, disana, saking banyaknya.

Atau Anda juga mungkin pernah melakukannya. Tapi apakah Anda benar-benar mendapat backlink relevan, sebagaimana yang dimaksud oleh Google?

Google terus bertumbuh menjadi lebih pintar

Mungkin, ini masih dalam tahap kemungkinan, pendekatan sederhana untuk memasukkan kata kunci target Anda di semua cakupan grafik tautan salah, itu mungkin berhasil dalam jangka pendek, tapi saya melihat, ada proses yang membuat apa yang dicapai, secara perlahan turun.

Belum lagi ancaman update algoritma terbaru, yang membuat semua pelaku SEO heboh.

Artikel ini ditulis, belajar dari bagaimana situs utama saya turun secara signifikan untuk banyak kata kunci organik. Yang memaksa saya untuk menyelam lebih dalam lagi. Mencari tahu, tautan bagaimana yang bernilai emas dalam SEO.

Anda harus menerima sebuah fakta, bahwa, Google menjadi lebih baik setiap tahun dalam memahami bahasa dan konteks alami, dalam banyak hal yang tidak diharapkan oleh pakar SEO nakal.

Kita berada di era teknologi di mana Google dapat menterjemahkan suara Anda menjadi kata-kata. Memahami makna yang tersirat dibalik tulisan. Jadi, Google semakin tahu, cara memisahkan bentuk tautan alami dan tautan yang dibuat pakar SEO.

Menganalisis dan melakukan evaluasi mendalam tentang relevansi tautan, adalah penting. Ini bukan hanya tentang sekumpulan kata kunci yang muncul hampir diseluruh halaman sumber backlink Anda.

Google bukanlah sekumpulan skrip PHP yang mencari penyebutan kata kunci di berbagai tingkat halaman dan domain; itu tidak pernah. Jadi, membuat konsep “hierarki relevansi” seperti yang kita sebutkan diatas, itu tidak cukup!

Google juga tahu, bagaimana tindak-tanduk para pakar SEO diberbagai belahan dunia, terus berupaya membuat sesuatu agar mendapat peringkat. Sebagian melakukan kecurangan.

Jika strategi baclink semudah check list diatas, mungkin semua situs sudah menumpuk dihalaman pertama.

Google tahu tentang berbagai trik SEO.

Google tahu tentang berbagai taktik SEO. Itu artinya, termasuk apa yang sedang kita bahas ini. Tenang, Anda sebagai pembaca, tidak dihitung sedang berstrategi. Saya dan situs ini, pasti terlihat jelas oleh Google. Hohoho…

Robot Google ada dimana-mana. Kita tidak bisa sembunyi, beib.

Mari kita renungkan lagi. Ini sebagai contoh gambaran nyata. Seberapa banyak situs tentang backlink diluar sana yang secara alami mau merekomendasikan sebuah situs layanan “jasa backlink”.

Jenis konten lugu yang memasang anchort teks “Jasa Backlink” untuk ditautkan ke situs ini, jelas Anda unsur SEO. Bisa seperti konten afiliasi acak atau konten blog yang diberi insentif untuk setiap tayangan seperti iklan.

Jika punya uang yang banyak, bahkan Anda dapat membeli backlink untuk ditempatkan di situs kelas atas. Seperti: Yahoo, Business Insider, Forbes, dan sejenisnya).

Backlink dari Yahoo

Itu cukup mudah bagi Google untuk membedakan, tautan berbayar atau tidak berbayar. Kendati, backlink yang Anda dapatkan mengandung atribut do follow.

OMG!.. Kita benar-benar telanjang di hadapan Google, Beib..

Backlink bernilai emas

Anda akan menemukan emas, saat memahami backlink relevan sebagaimana yang dimaksud Google. Dan itu terkadang sangat murah bahkan gratis. Alih-alih membeli expired domain untuk dijadikan PBN dengan harga tinggi di pasar lelang global.  

Tidak, saya tidak mengatakan bahwa PBN tidak mampu memberi dampak bagus pada SEO. Tapi, Anda harus memahami skema link building yang benar-benar diperhitungkan oleh Google. Jika tidak, kembali, itu menjadi racun yang Anda beli dengan mahal. Baca: Apa Itu PBN? Fungsi dan manfaatnya untuk SEO

Sebagai salah satu penyedia jasa backlink, saya seperti membokar sebuah rahasia yang seharusnya dijual mahal. Apakah itu merugikan? Jawabannya, tidak juga. Saya menyukai pelanggan cerdas yang memahami apa yang mereka beli. Sehingga benar-benar mendapat manfaat dari apa yang mereka beli.

Dan saya memiliki teknologi sekaligus, sumber daya untuk melakukannya. Itu artinya, saat Anda tahu apa yang Anda butuhkan, bisa jadi Anda akan menghubungi saya. Jika pun tidak, saya sudah cukup puas, Anda mengucapkan terimakasih dalam diam, saat ini. Hohoho.. Santai, beib..

A. apa Itu relevansi Dalam Link Building?

Kunci pertama backlink berkualitas SEO, adalah relevansi. Tautan bagaimana yang relevan itu?

Pertanyaan jutaan dolar ini, sekarang saya jawab.

Tautan relevan itu, jika tampak alami dalam konteks teks. Bukan tautan yang dipaksakan yang tidak ada hubungannya dengan ketertarikan audiens dengan konten tempat tautan itu dibuat. Meskipun, mungkin, sedikit menyimpang dari topik utama konten itu sendiri.

Relevansi itu memiliki arti yang cukup luas. Sesuai moment, situasi dan kondisi. Bukan soal satu topik semata. Bukan pula harus berada dalam sebuah situs dengan topik yang sama, seperti banyak teori diluar sana. Hmm…

Mari kita lihat contoh ini:

Contoh 1: Jika dalam komentar di blog atau diskusi di sebuah situs forum, yang sedang berbicara tentang topik SEO, saya berbicara tentang rekomendasi membeli buku Hustle karangan Neil Patel di situs Amazon. Lihat, saya benar-benar memberi tautan kesana. Maka terlepas buku itu tidak secara langsung membahas tentang langkah-langkah SEO, itu tetap merupakan tautan yang relevan, dan bagus.

Contoh 2: Jika saya memberi tahu Anda bahwa saat menulis artikel ini, saya sedang meminum Kopi Espresso yang diseduh dalam cangkir motif bunga-bunga favorit saya, yang saya beli dari Amazon, dan saya menyertakan tautan, maka itu menjadi tidak relevan. Ini adalah jenis tautan yang hanya merupakan perluasan dari maksud dan minat pembaca. Tidak ada relevansi dengan kebutuhan dan minat pengguna disana.

Tapi, mari kita lihat yang berikut ini

Contoh 3: Karena dalam konteks spesifik grup SEO, sedikit wawasan tentang kehidupan sosok SEO Expert ‘terkenal’ masih dapat menarik bagi orang-orang, dan kebanyakan pelaku SEO, umumnya memiliki minat tinggi pada kopi yang enak. Dari semua pekerjaan larut malam, yang membutuhkan inspirasi. Dan itu membawa mereka, pada kebutuhan kafein bercita rasa tinggi. Dan dalam hal ini, saya menyukai sensasi Kopi Espresso yang hanya dijual di Amazon itu. Dan saya merekomendasikan para SEO itu untuk mencoba. Tentu dengan tautan langsung ke halaman produk tersebut.

Sekarang, apakah Anda memperhatikan bagaimana paragraf terakhir di atas benar-benar meningkatkan relevansi tautan Kopi Esspresso di Amazon dengan topik SEO yang sedang dibahas?

Itulah relevansi.

Ada lebih banyak contoh oleh orang lain. Tetapi apa yang telah disampaikan diatas, gambaran komprehensif dalam menjelaskan rumitnya relevansi. Itulah mengapa, kami menyebut setiap tautan yang baik seharusnya memiliki cerita, makna dan berfungsi sebagaimana ide tautan itu diciptakan.

Kesimpulan awal, tautan yang Relevan memiliki Cerita. Lalu, apa cerita setiap tautan yang telah kita buat?  

Jika link memiliki cerita, kemungkinan besar juga lolos “Google Smell Test” .

Nah, apa itu Google Smell Test?

Tes Bau Google. 

Saat Google pertama kali melakukan crawling, dan menemukan tautan yang mengarah ke situs Anda, itu akan memberi nilai. Tapi, itu belum final. Google memiliki beberapa alat lain untuk melacak sejauh mana kebermanfaatan tautan tersebut. Apakah benar-benar penting atau tidak.

Seperti yang sudah disinggung diatas, ada berbagai macam algoritma yang Google luncurkan, dan gentayangan di internet.

Bagaiman jika orang melakukan “click” pada tautan tersebut? Apa yang terjadi? Apakah mereka akan bertahan dan membaca halaman tujuan link tersebut, atau merasa tertipu. Sehingga hanya beberapa detik, mereka berbalik keluar.

Algoritma Rankbrain, akan menilai sejauh mana pengalaman pengguna terhadap relevansi sebuah halaman. Termasuk halaman yang mendapat tautan tersebut. Beberapa faktor utama akan dinilai, seperti; Bounce Rate, Dwell Time, Pogo-sticking, hingga Click-Through-rate (CTR). Baca: Algoritma RankBrain Google, 5 Cara Terbaik Mengatasinya

Saya tidak akan mengulas tentang beberapa faktor lain, yang secara standar banyak diulas diluar sana. Tentang jejak kaki di skema PBN link building dan berbagai level umum lainnya.

Tapi, mari kita banyangkan, situs Anda baru saja mendapat siraman backlink dalam jumlah cukup banyak. Mungkin karena baru saja membeli paket backlink PBN. Anda duduk bersama teknisi spam Google, dan mereka mungkin akan mengatakan sesuatu seperti ini:

Oh, lihat, banyak website yang mengubah kepemilikan pada tahun-tahun terakhir. Sepertinya, juga berubah topik secara signifikan. Dan mereka tiba-tiba sangat tertarik dengan bisnis Anda.

Kira-kira, menurut Anda, mengapa mereka terhubung dengan Anda?

Bisakah Anda menjawab pertanyaan itu?

Apakah setiap tautan Anda memiliki cerita untuk diceritakan?

Apakah ada nilai yang membuat tautan itu terjadi?

Sekarang untuk mengetahui kisah dibalik tautan Anda, tentu saja harus menelusuri setiap halaman yang menghubungkan dan membaca cerita mereka. 

Dan jika, satu-satunya hubungan antara website Anda dan situs pemberi backlink itu adalah kata kunci “bisnis” yang ditautkan (dari pengeditan niche yang sangat mencurigakan, mungkin diretas) atau kalimat atau mungkin paragraf yang berbicara tentang “kata kunci terbaik bernilai bisnis” pada halaman situs, maka inilah saat yang tepat untuk memikirkannya.

Apakah Anda bisa lolos dari Algoritma Google Fred?

Selama bertahun-tahun, para penjual tautan SPAM muncul dan menghilang, sementara waktu, lalu, kembali “membangun kerajaan mereka,” untuk menjual pada para pemula. Untuk kemudian melihat pemain baru itu putus asa. Setelah tautan mereka disaring atau bahkan menerima penalti.

Jika Anda bekerja cukup keras dalam menyebar spam tautan, bisa saja menjadi sukses, dan cukup besar dalam hasil pencarian, tapi tunggu saja, Google akan menyusul Anda.

Itulah mengapa, setiap tautan yang Anda miliki, seharusnya memiliki cerita dan fungsi sebagaimana ide tautan itu sendiri tercipta.

standar konsep tautan
Link dalam konten berarti kata-kata dari halaman yang ditautkan, bukan link di navigasi, header, atau footer

Anda mungkin pernah mendengar saran bahwa tautan harus dalam konten, harus di dalam artikel, paragraf yang berbicara tentang Anda dan bisnis Anda, dengan teks tautan kaya kata kunci.

Tapi MENGAPA link harus dalam konten?

Setelah bertahun-tahun saya sampai pada kesimpulan bahwa rekomendasi untuk menempatkan link “dalam-konten” terlalu sederhana, sebagai jalan pintas, seperti diuraikan di atas.

Sangat mudah untuk meletakkan “aturan” itu dalam posting blog, presentasi, dan SOP untuk tim pembuat tautan Anda; Siapa pun dalam melakukan hal itu, yang samanya. 

Saat kami menempatkan tautan ke dalam konten tubuh, tujuannya adalah untuk membuat tautan lebih mungkin diklik.

Ketika Anda mendengar konsep boilerplate bahwa tautan tidak boleh:

  • di header,
  • di sidebar,
  • di footer
  • di balik gambar

… atau lokasi tautan lainnya, maka itu juga merupakan penyederhanaan yang terlalu berlebihan.

Ada beberapa alasan mengapa tautan bisa berada di lokasi tautan seperti itu, dan akan diklik, seperti:

  • Tombol hijau besar yang memikat pengguna untuk melihat artikel atau penawaran tambahan tentang topik tersebut
  • Seruan yang sangat menonjol di akhir artikel
  • Tautan besar berwarna kuning yang disorot di navigasi situs
  • Spanduk sponsor di antara spanduk sponsor lainnya

Sebaliknya, ada banyak alasan mengapa pengguna TIDAK mengeklik tautan ketika ditempatkan di konten tubuh.

Tautan tidak akan diklik, jika

  • Tautan tersebut disematkan dalam “konten SEO” nonsens! Yang benar-benar membosankan! Yang bagaimanapun tidak ingin dibaca oleh siapa pun!
  • Tautan itu “disembunyikan” oleh CSS, yaitu, tautan tidak akan dikenali sebagai dapat diklik.
  • Frasa teks tautan yang menyematkan tautan hanyalah “di sini” atau “klik untuk lebih banyak” yang tidak ada artinya. Tidak ada yang salah dengan memberikan indikasi kepada pengguna tentang apa yang mungkin dia temukan. Ini juga membantu Google memahami hubungan antara dua halaman.

Ini hanyalah beberapa contoh singkat untuk menekankan bahwa kami mencoba menempatkan tautan yang penting bagi pengguna, pengunjung, manusia – karena itulah yang juga coba ditiru oleh Google.

Semua pemikir jenius yang bekerja untuk Google, hanya memiliki satu tujuan: membangun mesin yang dapat memahami web seperti manusia – dan banyak “data kecendrungan manusia” yang dimasukkan ke mesin itu.

Konsep tautan

Jika Anda membaca hanya satu paten Google (saya sarankan untuk membaca banyak), baca tentang Reasonable Surfer dan pembaruannya dari 2016 yang membuatnya lebih masuk akal – Bill Slawski melakukan pekerjaan yang hebat dalam membaca dan menyederhanakan paten pencarian selama lebih dari satu dekade.

Paten Surfer yang wajar juga membantu Anda memahami bahwa, web merupakan sebuah kesatuan antara konten dan tautan. Tujuan Google adalah untuk memahami bagaimana pengguna menavigasi web. Anda TIDAK dapat, melakukannya tanpa hyperlink. 

Inilah inti dari web; konten, media, dan hyperlink.

Jadi jika Anda menemukan beberapa teori bahwa Google tidak akan menggunakan tautan atau mencoba untuk tidak menggunakan tautan, maka pikirkan tentang konsep web; konten, media dan hyperlink.

Konsep tautan

Pikirkan tentang bagaimana orang akan menavigasi halaman web. Kebanyakan orang mengerti, tetapi beberapa presentasi yang dibuat dengan baik oleh pemasar pintar, membuat bingung separuh dunia, beberapa tahun yang lalu, tentang konsep konten dan tautan sebagai dua bagian yang membuat web.

Silahkan tonton video ini, untuk mendengarnya langsung dari Google.

(Ini adalah acara legendaris dengan Ammon Johns)

Jadi, kembali pada konsep relevansi yang diulas diawal, tentang aturan umum; tautan harus berasal dari situs dengan topik yang sama yang berbicara tentang hal sama, yang masuk bertubi-tubi ke situs Anda. Atau lusinan halaman yang sangat mirip yang ditulis secara khusus tentang topik Anda, dengan tautan yang tersemat mengarah ke situs Anda.

Manusia mana yang perlu, atau ingin membaca semua hal serupa tentang sebuah topik? 80% dari tautan jenis tautan ini, mungkin sepenuhnya diabaikan oleh Google.

Ingatlah untuk memikirkan cerita untuk tautan ini. Apa gunanya mereka berada di sana? Bagaimana mereka menambah nilai?

Tentu saja, Anda menginginkan halaman yang membahas tentang industri, bisnis, produk, atau topik yang relevan dengan Anda. Tentu saja, saya pribadi ingin pengalaman tentang strategi backlink lain, menautkan ke halaman penjualan saya, atau situs afiliasi yang menawarkan layanan backlink berkualitas. Tetapi bukankah rekomendasi yang sah seperti ini, menunjukkan merek yang membuat backlink itu.

Backlink berita satu
Secara alami, editorial sebuah situs akan memberi tautan yang tidak terlihat seperti tautan SEO. Bukan pada ‘kata kunci’ uang pada “jasa SEO“.

Nilai apa yang dikontribusikan oleh halaman ANDA kepada dunia? Sehingga layak mendapat tautan alami.

Jika halaman yang Anda dapatkan tautannya, BERGUNA, maka Anda tiba-tiba memiliki bagian dari cerita Anda, yang INGIN dilihat orang!

Halaman ANDA (di mana link mengarah ke) harus berguna, bukan hanya indah.

Jika tidak, orang akan merasa tertipu! Saat mereka tiba ke halaman situs Anda, dalam beberapa detik, mereka akan keluar meninggalkan halaman tersebut! Bounce Rate!

Google Penguin
Algoritma Google Penguin

Baca: 2 Tugas Utama Algoritma Google Penguin

Tidak ada seorang pun yang waras akan merekomendasikan, dan karenanya menautkan, ke konten berkualitas rendah, tanpa insentif. Sebagai penyedia jasa backlink, saya tahu itu. Hohoho…

Dengan mempertimbangkan nilai kebermanfaatan, melihat kegunaan halaman target dan kualitasnya, Google dapat menilai link potensial yang tidak wajar. Anda dapat memikirkan metrik pengalaman pengguna di sini, saya yakin, dititik ini, firasat Anda akan dapat memberitahu Anda.

Mungkin, diluar sana ada banyak tips tentang mendapatkan baclink. Seperti content placement, guest posting, penjangkaun blogger, dan lain sebagainya. Itu menjadi tidak efektif! Jika, konten di situs Anda yang menjadi target backlink buruk!… Maaf, ya beib, agak sadis fakta ini. 

Berbagai strategi link building tidak akan berhasil untuk konten yang buruk.

Jika Anda berupaya untuk menjangkau peluang tautan potensial atau memberi pengaruh, ke penulis, situs berita, asosiasi dan menyajikan kepada mereka “halaman” yang Anda harapkan untuk mendapatkan tautan, Anda tidak boleh terlalu berharap terlalu tinggi, jika halaman tersebut tidak memiliki sudut yang tepat .

Website yang penuh dengan konten buruk, dan tidak ada yang akan menghabiskan waktu lebih dari satu menit berada disana, tiba-tiba mendapat tautan dalam jumlah signifikan, itu bisa terjadi jika Anda memberikan sesuatu yang ekstra.

Google tidak sebbodoh itu. Mereka dapat dengan jelas membedakan mana daging mana tulang.

Konten buruk = Peringkat buruk 

Google Penalty

Mendapatkan backlink, berarti mendapat peringkat, otomatis mendapat lalu lintas. Mendapat lalu lintas, itu secara otomatis mendapat potensi backlink.

Konsep Logis

Bolak-balikkan saja dulu itu. Hehehe…

Google benar-benar serius ketika berbicara tentang pengalaman pengguna. Google terus menyempurnakan matrik untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna, saat mengkonsumsi konten dalam sebuah website.

Saat Anda mampu menarik perhatian, seluruh pasukan algoritma akan melihat Anda. Ini waktunya penghakiman. Sabar, ya beib..

Google akan membandingkan konten Anda, tidak hanya tautan yang didapatnya! Tetapi, juga perilaku pengguna yang mengkonsumsi konten Anda. Akan mereka lacak secara seksama. Jika orang tidak menyukai konten Anda, maka Google tidak menyukai konten Anda. Konsepnya, begitu.

Jika Anda pernah mengalami pengalaman mendapat peringkat dan tiba-tiba situs Anda kembali tenggelam. Jawabannya, Google menilai prilaku pengguna. Yang sepertinya, tidak suka dengan konten Anda.

Web penuh dengan konten biasa-biasa saja, dan hanya ada sepuluh hasil organik di halaman pertama. Itu pun, berada pada rank 8 atau 9.

Misalkan, konten Anda tidak menarik untuk dibaca, tidak mampu membangun keterlibatan pengguna, tidak bersifat komprehensif, dan oleh karena itu, tidak mampu menjawab pertanyaan pengguna. Anda tidak boleh berharap memiliki peringkat yang baik. Apalagi menghasilkan backlink alami.

Biar kata Anda seorang sultan, yang mungkin mampu membeli backlink seluruh situs di dunia.

Inilah yang mungkin ide awal terciptanya jargon; “konten is king”, itu ya.

Kriteria dasar konten yang bermanfaat 

Pertanyaan tentang konten yang baik, relevan, dan bermanfaat mungkin setua web, atau kemanusiaan itu sendiri, jadi ini adalah pendekatan dasar.

Beberapa orang diluar sana, menyarankan untuk membuat konten dengan pembahasan mendalam. Setidaknya, ada ribuan kata.

Bisa jadi, itu benar. Tapi tidak sepenuhnya benar, jika artikel tersebut hanya sebatas merangkai kata, tanpa makna.

Sehingga, membuat orang-orang bosan membacanya.

Untuk standar konten yang berkualitas dan memberi pengalaman yang baik pada pengguna, Anda dapat bertanya pada diri sendiri, apakah konten Anda;  
  • Adakah ketegangan yang cukup, garis merah di sepanjang artikel, yang membuat pengguna ingin membacanya hingga tuntas?
  • Dapatkah pembaca merasakan cinta dan hasrat penulis terhadap topik tersebut, atau apakah konten Anda hanya sebatas tulisan dalam batas kata yang ditentukan dalam kontrak?
  • Apakah gambar mendukung teks, atau hanya beberapa gambar stok acak yang ditambahkan. Yang penting “ada gambar juga” untuk menempatkan tag alt check list plugin SEO seperti Yoast.
  • Dapatkah Anda berharap, atau setidaknya membayangkan beberapa pembaca, kembali lagi untuk membaca ulang artikel itu, setidaknya sebagian?
  • Apakah detail yang diberikan dalam artikel akurat, dapat dipercaya, dijelaskan dengan baik, dan dengan kredit sumber terpercaya? Akurasi ini penting untuk lebih banyak topik “teknis” (keuangan, SEO, teknologi pemasaran, pembuatan tautan) dan persyaratan dalam publikasi ilmiah apa pun. Baca cara mengukur standar kualitas Google : Apa itu EAT, YMYL, dan Beneficial Purpose
  • Bisakah artikel Anda ditemukan di tempat lain, dalam versi yang lebih bermanfaat?
  • Apakah Anda sudah mempertimbangkan bahwa artikel Anda dapat mewakili artikel terbaik di web tentang topik tersebut? Jika tidak, apa yang hilang? Bisakah Anda setidaknya menautkan ke tempat-tempat lain untuk memperluas bagian yang hilang? Ingat, web dibangun di atas tautan, dan tidak ada artikel yang dapat dan perlu berisi semua informasi, sehingga menautkan untuk diskusi terperinci dan penjelasan yang lebih dalam adalah hal yang membuat web berhasil pada awalnya.
  • Dapatkah pengguna dengan mudah mengonsumsi konten? Pikirkan tentang daftar, info, navigasi dalam artikel, spasi, tata letak, ukuran font, dan elemen lain yang mungkin ingin Anda lihat sesuai standar “UX”.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan itu secara jujur beib. Jika Anda sendiri tidak bersemangat membaca konten yang Anda buat, jangan berharap hal lebih.


2. Kepercayaan Domain 

Tingkat kepercayaan domain. Itu menyangkut kepercayaan domain Anda dan kepercayaan dari domain yang menaut ke Anda.

Anda membutuhkan tautan dari situs tepercaya untuk dapat dipercaya!

Cara membaut backlink yang benar

Kedua ujung tautan itu penting, terutama dalam hal kepercayaan dan kebermanfaatan.

  • domain sumber (menautkan dari domain, di mana situs halaman sumber A)
  • domain target (menghubungkan ke domain, di mana halaman B target berada)
Semakin tinggi tingkat kepercayaan domain target Anda, semakin Anda “lolos” dengannya. 

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa Amazon masih berkinerja sangat baik, namun memiliki begitu banyak tautan afiliasi (terselubung) dari (sementara itu) website spam afiliasi yang dihukum?

Juga, mungkin setiap tautan yang terjual pernah memiliki “kutipan bersama yang baik” dari Wikipedia selama bertahun-tahun, karena pembuat tautan juga menyederhanakan konsep itu secara berlebihan. 

Wikipedia tidak menerima kerusakan apa pun darinya, seperti yang mungkin Anda duga.

Mengukur kepercayaan dengan metrik proxy 

Di domain sebelumnya, kepercayaan diukur menggunakan metrik proxy seperti

  • usia domain (domain lama cenderung lebih dipercaya jika mereka memiliki tautan tepercaya)
  • nama merek (merek kehidupan nyata cenderung lebih dipercaya jika mereka memiliki tautan tepercaya)
  • kutipan bersama (website yang dikutip bersama dengan situs tepercaya lainnya cenderung memiliki tautan kepercayaan yang lebih tinggi)
  • Tautan .edu (Website universitas cenderung memiliki kepercayaan yang tinggi, dan mendapat backlink di sana cenderung memberikan tingkat kepercayaan yang berbeda-beda)

Semua faktor ini, dan lebih banyak lagi, dapat memengaruhi peringkat kepercayaan domain secara tidak langsung.

Bagaimana Mengukur Peringkat Kepercayaan 

Sejak 2011, diluar sana, ada banyak alat yang menawarkan metrik untuk mengukur Peringkat Kepercayaan. Saya tidak tahu persis sejauh mana akurasinya.

Seperti LRT, Ahrefs, Semrush, Moz dan lainnya. Semua mengklaim, bahwa mereka memiliki metrik yang dapat mengukur kepercayaan.  

Majestic Trust Flow juga secara spesifik menjadi acuan tingkat kepercayaan dunia.

Beberapa mencoba menggunakan metrik proxy seperti merujuk domain atau lalu lintas organik untuk mencoba mengukur otoritas. Meski demikian, apakah kualitas lalu lintas, juga masuk dalam perhitungan.

Sementara, di hampir seluruh penjuru dunia, penyedia layanan backlink menggunakan metrik berbasis domain yang disederhanakan, seperti Ahrefs (Domain Rating) atau Moz (Domain Authority).

Pertanyaannya, apakah Google melihat tautan dengan cara yang sama, seperti alat-alat ini?

Para pejuang SEO, harus melalui jalan berliku, untuk benar-benar mampu memahami pola Google dalam menilai tautan. Karena, tidak ada yang akan benar-benar bertanggung terhadap matrik itu.

Tapi, hanya alat-alat itulah, yang hampir semua pelaku SEO tahu dan gunakan, sebagai barometer strategi link building, bahkan hingga saat ini.

Faktanya, beberapa situs dengan otoritas domain lebih tinggi, berdasarkan alat-alat itu, bisa saja memiliki traffic lebih rendah dari situs yang memiliki matrik rendah.

Siapa yang pada akhirnya bertanggung jawab untuk mendidik pembeli tautan? 

Mari kita lihat, apa kata Google terkait tingkat kepercayaan ini

Berikut secara resmi, Google menjawab terkait apa itu kepercayaan;

Mengingat betapa pentingnya tautan pada website, maka PageRank adalah jenis kepercayaan yang paling umum dikenal.

Jadi, jika situs Anda mendapat cukup banyak tautan berkualitas tinggi, maka, itu cenderung mendapatkan banyak kepercayaan dari Google. 

Ada lebih dari 200 faktor sinyal berbeda yang digunakan dalam penentuan peringkat.

“Tapi Anda bisa mendefensisikannya menjadi gagasan kepercayaan ini dengan seberapa relevan Anda dengan kueri tertentu. Kami menggunakan beberapa kata – reputasi, kepercayaan , otoritas. ”

Matt Cutts ― Google’s Webspam team

Artinya, Google akan memberi peringkat yang lebih baik pada website yang mereka percayai. Dan barometer kepercayaan itu berdasarkan algoritme yang dapat disebut sebagai TrustRank.

Hanya itu yang disampaikan Google. Tinggal sejauh mana kita mendefenisikan makna dan belajar melihat pola yang terjadi di lapangan. Berdasarkan pengalaman.

Membangun kepercayaan dengan kutipan bersama yang baik 

kutipan bersama
Situs B dan C terkait satu sama lain secara online karena kutipan dari situs A

Konsep kutipan bersama yang dapat dipercaya telah dan masih sangat penting, tetapi jarang dibicarakan. 

Istilah yang lebih familiar dalam hal membangun link adalah “lingkungan yang buruk” .

Lingkungan yang buruk, bagaimanapun, terkadang disederhanakan sebagai “website berisi spam di host web yang sama”, tetapi itu seharusnya tidak menjadi perhatian Anda, tidak pada tahun 2009 dan terutama tidak pada tahun 2021 dan selanjutnya.

Ini hanyalah kasus kutipan bersama tertentu, tetapi Anda dikutip bersama dengan website berisi spam atau bahkan beracun. Itu bisa terjadi ketika Anda melakukan pembelian masal backlink dari jaringan tautan. Atau pola tautan buatan jenis lainnya. Apalagi mengunakan mesin.

Tidak sulit untuk melihat bagaimana Anda berkubang dalam lumpur tautan beracun itu.

Contoh lingkungan yang buruk 

7 Golden Rules of Link Building untuk tahun 2021 dan seterusnya

Meskipun Anda tidak langsung menautkan ke situs berisi spam, jika Anda berada di laman yang juga ditautkan dengan website berisi spam, Anda sudah dalam masalah.

Berhati-hatilah dengan siapa yang terhubung dengan Anda – sekarang dan juga di masa depan.

Arti peringkat kepercayaan adalah bahwa kualitas tautan itu relatif: jika domain Anda dipercaya, ia akan merespons tautan secara berbeda dan lebih cepat.

Oleh karena itu Anda harus mencoba membangun KEPERCAYAAN dan tidak hanya TAUTAN!

Namun, itu tidak bekerja dengan memasang tautan Wikipedia ke masing-masing dari 300 kata Anda “Pos LSI Berkualitas Tinggi”.

3. Gunakan teks tautan alami. 

Distribusi teks tautan alami telah menjadi penting sejak 2009 dan sampai saat ini masih.

Dalam penalti Google Penguin, siapa pun dapat melihat begitu banyak profil tautan yang terlalu dioptimalkan , dengan semua tautan untuk kata kunci uang, itu berantakan. Tapi tetap saja, hari ini, banyak masalah muncul dari teks tautan yang berlebihan dan menggunakan kata kunci yang sama berulang kali.

Cara terbaik dan paling alami adalah jika setiap teks tautan hanya ada sekali. Satu-satunya pengecualian adalah nama merek Anda dan variasinya, termasuk nama domain Anda.

Jangan terobsesi dengan anchor teks; tautan Anda tidak akan terlihat alami!

Terobsesi tentang teks tautan komersial adalah salah. Itu sudah dimulai sejak 2009 dan masih sampai sekarang.

Saya pernah melakukannya, dan kemudian harus bersusah payah untuk memperbaiki. Dan beberapa terpaksa disavow link.

Contoh abstrak dari teks tautan alami 

Salah satu contoh abstrak dari distribusi teks tautan alami dapat terlihat seperti ini:

Kata kunciKehadiran dalam%
[nama merk]27,0%
[nama merek plus beberapa barang]19,0%
[kata kunci dan nama merek plus beberapa barang]11,0%
[nama domain]7,0%
[kata kunci aneh dan beberapa hal]1,3%
[kata kunci2 aneh dan beberapa hal]1,2%
[kata kunci aneh plus uang dan beberapa hal]1,1%
[kata kunci uang]0,1%

Konteks halaman yang menaut, halaman yang ditautkan, dan kedua konten itu penting, tentu saja, hari ini lebih dari sebelumnya.

Jangan tertipu dengan berpikir bahwa Anda hanya perlu memiliki “teks tautan yang tepat”; masa-masa itu telah berakhir. 

Tetapi, teks tautan tetap menjadi elemen penting dalam membangun tautan. Dan jika Anda dapat melakukannya, buat di situs berisiko rendah, lakukan itu.

Tapi jangan pula terlalu ektreem. Seperti beberapa tim SEO yang terlalu berhati-hati dalam membangun tautan. Yang hanya menggunakan nama merek dan tautan ZERO dengan URL sebagai teks tautan. 

Karena, itu juga tidak cukup untuk SEO. 

Memiliki kata kunci yang relevan di profil tautan Anda, tidak hanya wajar, tetapi juga diperlukan untuk peringkat yang baik.

Aturannya berbeda di setiap negara, bahasa, industri, topik, subtopik, grup kata kunci.

Pastikan Anda melakukan riset kompetitif untuk mempelajari aturan untuk negara, bahasa, industri, topik, subtopik, grup kata kunci Anda. 

Tidak ada aturan SEO yang dapat berlaku, satu ukuran untuk semua. Untuk urusan ini, seni dan logika sangat diperlukan. Tanyakan pada diri sendiri, apakah itu wajar? Jika, Anda ragu, lebih baik mundur.

Tautan alami adalah dibuat oleh pengguna, bukan pakar SEO. Pengguna, biasanya tidak peduli dengan teks jangkar.

Jadi, jika semua tautan Anda terlihat ‘rapi-jali’, seperti dibuat oleh tukang SEO, Anda dalam masalah, beib!

Artinya, tautan sebaiknya, tidak hanya anchor teks berupa target keyword bernilai uang, tetapi juga beberapa tautan yang bertuliskan “situs keren”, “nama merek x”, “klik di sini”, atau bahkan frasa yang lebih panjang.

Jangan terlalu bersemangat mengoptimasi, beib!

Salah satu orang yang namanya paling sering disebut dalam dunia per-SEO-an, Matt Cutts, mantan kepala spam web Google, pernah mengatakan bahwa …

… tujuannya bukan untuk membuat tautan Anda tampak alami;
tujuannya adalah agar tautan Anda alami.

Fahamilah bahwa, Google tahu tentang bagaimana orang melakukan upaya membangun tautan. Tapi, ketika itu dibuat alami, Google tidak bisa menolak, untuk memberi nilai SEO.

Cobalah, renungkan secara mendalam makna dari pernyataan itu.

Dan, John Muller dan Gary Illyes juga telah mengkonfirmasi ini dengan lain cara;

Renungkanlah, tautan alami itu.

Google tahu, di luaran sana, termasuk Anda dan saya, menerapkan strategi link building untuk SEO. Itu tidak masalah, sepanjang tautan tersebut alami.

Dalam tulisan ini, sebenarnya, beberapa kali saya berupaya menekankan tentang “tautan alami”

Jika Anda dapat menangkap ‘point’ dari tautan alami yang dimaksud, maka Anda akan berjalan di jalur yang aman.

4. Buat tautan NoFollow. 

Sebagai penyedia layanan jasa backlink, saya banyak melihat, orang-orang terobsesi dengan tauta do follow. Dan seperti enggan dan abai pada jenis tautan no follow.

Tidak ada situs yang secara alami, hanya mendapat tautan do follow saja. Itu justru aneh, beib..

Sertakan beberapa tautan NoFollow di profil tautan Anda.  Please…

Tautan NoFollow bersifat alami.

Kita sudab bahas di atas, tautan no follow dapat di hitung, jika mereka mau. Dan, mungkin dalam hati Google, jika tautan itu penting.

Coba bayangkan beib, dalam sebuah diskusi seru tentang topik bisnis Anda, Anda masuk dan berkomentar disana. Dengan pernyataan yang membuat orang-orang kagum. Tulisan Anda, membuat orang tahu, bahwa Anda ahli dalam hal itu.

Tautan (yang mungkin dengan anchor teks nama, biasanya) di kolom komentar tersebut, akan mendorong orang untuk tahu lebih banyak tentang Anda. Dan terjadilah click pun terjadi!

Mereka menuju web Anda. Ingin tahu banyak tentang Anda. Mungkin membaca halaman ‘about’ Anda. Atau bahkan, meluncur ke blog Anda, yang seharusnya, menyambut dengan konten berkualitas tinggi.

Ini OMG, sekali beib.

Saya biasa melakukan itu. Membaca tulisan komentar, di situs-situs populer. Dan ingin tahu lebih, tentang orang yang telah membuat saya terkagum.

Tautan yang dalam bentuk anchor teks, nama itu, akan menjadi penting bagi Google. Karena, mereka melihat orang-orang memberlakukan sebagai penting.

Link building itu adalah seni, beib. Nalar, logika dan ide, harus benar-benar bermain didalamnya.

Karena, itulah yang akan memisahkan Anda; dengan milyaran sampah cosmic berupa SPAM di jagat internet yang maha luas ini.

Mari, kita lanjut perjalanan panjang, konsep link building yang maha melelahkan ini. Hohoho..

5. Link Juice – Link yang berada pada halam ber-Traffic. 

Tautan hebat, adalah jenis tautan yang menarik bagi orang-orang.

Prilaku orang-orang yang tertarik pada tautan tersebut, akan memberi sinyal kuat pada Google, bahwa, link tersebut adalah penting.

Untuk mendapatkan tautan jenis itu, Anda harus berada pada halaman yang juga menarik, bagi orang-orang.

Apa gunanya, mendapat tautan dari halaman yang “hanya engkaulah yang tahu”.

Orang-orang tidak tahu, Google tidak juga tahu. Sunyi, sepi, sendiri, beib….

Ketika sebuah halaman menarik, itu berarti peringkat halaman untuk berbagai frase kata kunci. Ada lalu lintas yang ramai. Disana akan sibuk!… Dan, itu meneruskan konteks itu kepada Anda, jika situs Anda memiliki backlink di dalamnya. 

Tidak peduli, apa pun teks tautannya. Tapi, jika memungkinkan, halaman seperti ini, Anda mendapat anchor teks yang ditargetkan. 

Halaman web yang memberi peringkat untuk frase atau kata kunci yang penting bagi Anda, adalah sumber backlink yang patut Anda perjuangkan. Terlepas dari PageRank atau metrik kesombongan apa pun dari alat SEO diluar sana.

Backlink berkualitas itu, seharusnya dapat memberi “lalu lintas rujukan dari link dengan lalu lintas (organik)”.

Istirahatlah sejenak membacanya beib, biarkan ide ini meresap kelubuk hati terdalammu. Hohoho..

Tidak sulit untuk mencari halaman seperti ini. Yang penting rajin ber-grilya. Anda bisa menggunakan, alat SEO seperti Ahrefs, SEMrush, Sistrix, dan LRT. Baik versi gratis atau berbayar

Entah, saya tidak tahu siapa pencipta istilah “Link Juice” itu, tetapi itu mungkin untuk mengungkapkan tentang halaman yang manis, berair dan bergizi. Seperti air buah yang selalu menggoda, saat dahaga. OMG!

6. Menjauh dari spam! 

Jika Anda begitu mudah mendapat tautan dari sebuah situs, maka berhati-hatilah. Para spamer, biasanya ada banyak disana. Hohoho..

Perhatikan lingkungan link Anda. Jangan membangun tautan di lingkungan yang buruk. Ah.. saya kira, ini standar yang sudah banyak di bahas orang diluar sana.

Memang, ini sudah menjadi pengetahuan umum. Sudah basi? Oh, tidak, sejak 2009 hingga saat ini, dan dimasa akan datang, konsep ini bahkan menjadi semakin kuat saja.

Jadi, tidak perlu mukadimah terlalu dalam lagi. Singkatnya, Anda harus memperhatikan dan pergi menjauh, jika;

  • jika berada pada situs yang memiliki halaman konten duplikat. Seperti direktori artikel dan sejenisnya.
  • menambah link ke halaman yang telah berumur bertahun-tahun tanpa mengubah kontennya.
  • situs yang dikenal menjual tautan.
  • situs yang mendapat hukuman Penalti Google.
  • situs yang terindikasi diretas atau yang menyebarkan sejenih malware.

7. Jangan membeli tautan untuk PageRank (atau DR atau DA) 

Google PageRank Bar
Tangkapan layar super lama dari Google Toolbar dengan tampilan PageRank mereka oleh Searchengineland.

Awalnya, orang membeli PageRank. Ya, waktu Google Toolbar PageRank sudah lama berlalu – tetapi pola pikir kita masih sering terjebak ke tradisi lama.

Orang-orang sekarang sering mengevaluasi tautan pada metrik tingkat domain seperti Ahrefs DR atau Moz DA. Maaf, mungkin ini lebih buruk daripada Google PageRank.

Tidak logis, rasanya, menggunakan metrik yang menggabungkan sinyal dari semua halaman domain, untuk menilai satu halaman.

Di luaran sana, bahkan Anda dapat membeli matrik kesombongan itu, hanya dengan beberapa puluh dolar saja.

Authority Backlink

Alat-alat SEO yang ada, sangat mudah diperdaya oleh beberapa permainan kecil. Tapi, Google tidak, beib.. Dia tau permainan itu.

Jadi, jangan hanya menggunakan metrik kuantitatif seperti Ahrefs UR, Moz PA, atau yang lainnya. Itu seperti konsep PageRank lama. Metrik ini mengukur, mungkin melalui skala logaritmik, jumlah link atau domain – dan itu mungkin diabaikan oleh mesin pencari seperti Google.

Tapi, untuk sekedar wawasan, Anda dapat melihat-lihat matrik sebuah situs dari alat-alat itu. Hanya itu..

Ini kata John Muller, beib..

Singkatnya, John Muller menegaskan bahwa ini bukan tentang jumlah tautan, tetapi kualitas tautan.

Metrik SEO yang hanya berfokus pada jumlah tautan rujukan atau domain rujukan, menyesatkan.

Jumlah totalnya sama sekali tidak relevan, katanya.

Tapi, jika bebeb belum percaya, boleh dicoba dulu. Sekolah backlink itu sangat mahal. Perlu uang ribuan dollar dan waktu, sebagai juri yang akan membuktikannya.

Kesimpulan

Sulit untuk bisa lebih cepat menyudahi tulisan ini. Masih ada banyak hal yang perlu mendapat perhatian dalam upaya membangun tautan bernilai SEO.

Apa yang ditulis ini pun, bukan sebuah kesimpulan pasti. Masih ada banyak faktor rahasia yang masih tersimpan dalam [KOTAK HITAM] yang selalu disimpan erat-erat oleh Google itu sendiri.

Ketika ada pencapaian, kadang-kadang, saya masih berpikir itu hoki.

Tapi, bukankah, algoritma itu bekerja dengan hitungan angka pasti. Jadi, tidak ada yang kebetulan. Jika kita melihat seperti kejadian acak, bisa jadi karena belum mampu melihat pola dan mekanisme itu bekerja.

Jika mungkin Anda memiliki pengalaman lain, silahkan tulis di kolom komentar. Itu sangat berguna untuk siapa pun yang datang kesini. Thanks..

Table Of Contents
  1. Metode Link Building

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *