Google Page Layout Algorithm: Definisi, Dampak Negatif dan Solusinya

Google Page Layout Algorithm

Google Page Layout Algorithm merupakan salah satu faktor peringkat yang perlu di pertimbangkan. Khususnya oleh SEO Specialist.

Algoritma Page Layout ini dirilis perdana pada tahun 2012 silam, namun masih sangat sedikit blogger dan webmaster yang membahas tentang algoritma yang satu ini. Padahal, ini terbilang wajib diketahui. Terutama mereka yang memasang iklan di blognya, entah itu iklan Adsense ataupun pihak ketiga lainnya.

Namun apa sebenarnya Google Page Layout ini? Mari kita langsung saja…

Apa Itu Google Page Layout Algorithm?

Google Page Layout Algorithm adalah Algoritma Google yang memerangi situs yang memuat terlalu banyak iklan (ads) pada bagian “Above The Fold” yang memaksa pengguna atau visitor situs tersebut untuk melakukan scroll ke bawah untuk dapat melihat konten situs tersebut. Dikalangan web developer, algoritma page layout ini juga dikenal dengan nama lain, yaitu Top Heavy.

Apa yang Terjadi Jika Bermasalah Dengan Page Layout Algorithm?

Sama dengan kebanyakan algoritma Google lainnya, ketika sebuah situs bermasalah dengan algoritma ini, maka situs tersebut akan mendapatkan penalti dari Google. Penalti di sini sendiri berupa penurunan ranking pada beberapa halaman dan tentunya akan diiringi dengan terjadinya drop pada jumlah traffic situs tersebut.

Melansir pengalaman dari banyak blogger yang bermasalah dengan algoritma di sini, disebutkan bahwa jumlah penurunan traffic akibat Algoritma ini dapat mencapai angka hingga 40%.

Google sendiri telah mengkonfirmasi bahwa pembaruan algoritmanya ini akan mempengaruhi kurang dari 1% dari jumlah situs di SERP.

Jika anda termasuk situs yang memasang iklan di bagian Above The Fold dan tiba tiba mengalami penurunan traffic secara significant, maka terdapat kemungkinan bahwa situs anda tengah bermasalah dengan algoritma Page Layout ini. 

Update Terakhir Google Page Layout Algorithm

Melansir informasi dari halaman search engine journal, disebutkan bahwa algoritma Page Layout ini telah mengalami 4 kali update hingga hari ini. Berikut adalah rekam update dari algoritma google page layout ini.

  1. 19 Januari 2012 – Perilisan Perdana Algoritma Page Layout

Google memperkenalkan perdana Google Page Layout dan menjelaskan bahwa algoritma ini akan mempengaruhi situs yang memuat terlalu banyak iklan pada bagian above the fold nya.

  1. 9 Oktober 2012 – Google Page Layout Algorithm Update

Matt Cutts, sebagai kepala divisi Google’s Webspam mengumumkan melalui twitter bahwa algoritma Page layout ini akan mempengaruhi 0.7% query bahasa Inggris. Di saat bersamaan, Matt Cuss juga menjelaskan perihal peluang bagi situs yang terkena masalah dengan algoritma ini untuk dapat pulih dari penalti.

  1. 6 Februari 2013: Page Layout Algorithm Refresh

Google merilis refresh of the page layout algorithm (penyegaran algoritma) pada tanggal 6 februari 2014. Namun Matt Cutts, selaku penanggung jawab atas hal ini tidak menjelaskan dampak akibat dari Page Layout Algorithm Refresh ini.

  1. 1 November 2016: Algoritma Otomatis

John Mueller mengumumkan di Google Webmaster Hangout pada 1 November 2016 yang menjelaskan bahwa algoritma ini bersifat otomatis. Ketika anda memperbarui halaman anda, maka anda tidak perlu menunggu manual update dari Google (bersifat real time)

Cara Pulih dari Penalti Google Page Layout Algorithm

Ketika anda bermasalah dengan algoritma page layout, maka anda sebaiknya segera melakukan perubahan/perbaikan pada area above the fold anda. Pada bagian ini, anda dapat menghapus ads atau menyesuaikan ukuran above the fold anda.

Proses pemulihan dari penalti page layout algorithm akan dimulai ketika situs anda telah di crawling ulang oleh Googlebot. Beruntungnya, Googlebot saat ini bersifat real time, sehingga situs anda akan dapat dengan cepat mendapatkan crawling ulang.

Jika situs anda tidak atau belum terkena dengan algoritma ini, namun anda sekiranya ragu akan hal ini. Anda sebaiknya memeriksa resolusi dari above the fold anda menggunakan Screen Resolution Tester Chrome extension terlebih dahulu.

Itulah ulasan singkat yang telah saya rangkum mengenai page layout Algorithm. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat untuk anda yang membacanya, terutama untuk anda yang mengelola blog beriklan. 

Jangan lupa juga untuk tetap mengikuti blog ini, agar anda tidak melewatkan artikel menarik lainnya seputar dunia SEO, blogging dan digital marketing dari saya. Terima kasih telah membaca.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 + 6 =

Scroll to Top