Meet Garuda Website. The Next Generation Digital Marketing Agency in Indonesia.

3 Faktor Penting Desain Web Yang Wajib Diperhatikan

Faktor Penting Desain Web
Website designer, Creative planning phone appdevelopment sketch template layout framework wireframe design, User experience concept, Overhead view of young woman UX designer thinking out web structure at home office – Source: istockphoto.com

Tampaknya sulit, untuk tetap terkini di dunia kita yang selalu berubah. Tetapi dengan memahami faktor penting Desain Web ini akan membuat Anda selalu berada di jalur aman. Bagian utama yang senantiasa selalu kami tekankan dalam setiap pembahasan adalah; desain yang mampu memberi pengalaman hebat pada pengguna.

User experience yang sempurna, dipastikan akan berdampak baik untuk banyak hal. Khususnya dalam meningkatkan potensi konversi pada situs bisnis. Dan ini juga menjadi faktor yang diperhitungkan oleh algoritma mesin pencari dalam penentuan peringkat.

Jika Anda menjalani bisnis secara online, saya benar-benar merekomendasikan Anda untuk memahami secara mendalam strategi SEO. Karena, SEO adalah cara praktis, murah, dan berdampak hebat dalam penjualan untuk jangka panjang.

SEO Expert

Faktor Penting Desain Web Untuk Bisnis Masa Kini

Faktor Utama Desain Web

Berfokuslah pada audiens! Ketika desainer memahami audiens, mereka dapat membuat website yang mampu menarik perhatian pengunjung. Dan mendorong terjadinya interaksi.

Ini adalah tentang kecepatan akses, kemudahan, kesederhanaan yang memudahkan komunikasi antara Anda, melalui konten website tentunya, dengan audiesn target Anda.

Anda mungkin membuat konten yang benar-benar penting dan berharga untuk audiens target Anda. Tapi, jika mereka tidak memahami apa yang ingin Anda sampaikan, hasilnya akan menjadi NOL besar!

Baiklah, sekarang kita langsung saja, berikut adalah faktor penting desain web untuk bisnis Anda;

1 # Ketahui Secara Mendalam Target Pasar Anda

Untuk membangun sistem komunikasi yang sempurna, Anda harus tahu target audiens Anda. Ini adalah tentang bagaiman cara Anda berbicara, warna yang digunakan, hingga mungkin jenis font terbaik dan yang paling cocok.

Baca juga; Tren Desain Web Minimalis

Dalam memahami audiens target, ini juga harus termasuk mengidentifikasi kebutuhan, minat, dan harapan mereka.

Dengan begitu, Anda dapat menentukan arah bisnis yang baik. Sehingga dapat membantu Anda menarik pelanggan yang tepat.

Tahap awal, ajukan pertanyaan penting ini:

  • “Apa penawaran inti saya?’
  • “Siapa yang akan mendapat manfaat paling besar dari layanan saya”
  • “Masalah apa yang akan saya pecahkan,”
  • “Bagaimana saya benar-benar terlihat unik dan original’.

Rangkaian pertanyaan tersebut diatas, akan membuat Anda berada di jalur yang benar.

Analisis pemirsa, tren, dan pesaing bisnis Anda saat ini. Ini akan mengungkap banyak fakta dan menambah basis wawasan; siapa yang akan paling diuntungkan dari penawaran Anda.

Selanjutnya, seperti apa bisnis Anda saat ini melayani dan mencari siapa yang ingin dilayani.

Tentukan seperti apa calon pelanggan Anda. Di sini Anda akan menyelami demografi dan psikografi. Anda dapat mengajukan pertanyaan, seperti; ‘apakah mereka menggunakan media sosial, dan jika demikian, bagaimana,’ dan ‘bagaimana mereka mencerna konten?’

Pikirkan tentang elemen atau momen apa yang akan membuat pelanggan membeli. Dan kemudian, pastikan mereka dapat mengambil tindakan yang benar.

Seperti melakukan pembelian, mengajukan pertanyaan, atau mendaftar untuk sesuatu.

Ingat, jika desainer web membuat terlalu banyak rintangan, atau jika pengalaman web tidak memicu minat cukup cepat, pengguna Anda akan pergi.

Professional Web Design

2 # Audiens No. 1, Desain Website No. 2

Ada banyak faktor penting desain web yang perlu dilakukan. Namun, sebagian besar dari kita sering terjebak dalam selera pribadi. Idealisme yang kadang tidak cocok dengan audiens target.

Membuat desain web yang indah penuh warna, mungkin cocok untuk satu kaum. Tapi pertanyaannya, apakah itu cocok untuk target audiens Anda.

Dengan begitu banyak website ― mungkin lebih dari 1,7 miliar ― semuanya, menuntut perhatian. Perancang web, membutuhkan desain intuitif yang memungkinkan memberi pengalaman berkesan pada pengguna.

Website Anda hanya butiran debu di belantara internet. Bagaimana itu bisa mendapat perhatian dari pengguna yang begitu sibuk seperti saat ini.

Biasanya, desainer website sering membuat arsitektur untuk sebuah situs yang menarik bagi audiens, tetapi juga perlu dioptimalkan, untuk memenuhi apa yang dicari audiens.

Mari kita belajar dari raksasa internet, Google, desain web Google benar-benar sederhana yang dibuat untuk audiens. Fokus untuk audiens, alih-alih menampilkan apa yang mereka suka. Google berupaya sepanjang waktu untuk meminimalisir gangguan pengguna. Kendati dibalik itu, mereka memiliki misi menjual produk.

3 # UX dan UI: Dua Hal Berbeda

Pengalaman pengguna, UX, dan antarmuka pengguna, UI, adalah dua hal yang berbeda.

UX mengacu pada pengalaman kolektif yang dimiliki pengguna dengan produk, website, atau aplikasi. Ini mencakup kinerja, konten, dan desain itu sendiri.

Baca juga: 12 Psikologi Hacks: Desain UX Terbaik Berbasis Marketing

UI, berada di sisi lain. Mengacu pada elemen visual yang berinteraksi dengan pengguna. Termasuk hal-hal seperti bilah pencarian, tombol, dan bilah sisi.

Pada dasarnya, semua yang dilihat pengguna di website, melibatkan UI, termasuk tata letak.

UX dan UI berjalan seiring. Karena antarmuka yang baik, dipasangkan dengan desain yang baik. Ini, mengarah ke pengalaman pengguna yang positif.

Biasanya, perancang web mengawasi antarmuka visual untuk membuat website yang indah dan mudah dinavigasi.

Mendesain untuk UX, berarti merancang dengan pola navigasi pengguna, dan fitur spesifik konteks dalam pikiran. Ini juga berarti ada awal, tengah, dan akhir. Sehingga pengguna dapat mengambil tindakan pada setiap langkah.

Dengan UX, urutan hierarki dengan visual dan konten yang tepat dipertimbangkan. Misalnya, pemberitahuan dapat diatur waktunya, ketika pengguna sedang aktif. Untuk mendorong keterlibatan dan pengalaman yang lebih khusus untuk pengguna.

Hal-hal seperti ukuran dan warna font, bahkan dapat disesuaikan berdasarkan demografi. Dan chatbots dapat digunakan untuk membantu menjawab pertanyaan dengan cepat. Ini akan menyenangkan pengguna yang waktunya terbatas.

Jika bisnis Anda belum siap untuk mengonversi seluruh websitenya, Anda dapat mulai dengan menambahkan detail. Seperti elemen interaktif dan ajakan bertindak.

Jangan takut bergerak. Menambahkan animasi yang disengaja dan bijaksana, muncul warna, dan grafik dapat membuat ruang interaktif untuk dinikmati audiens Anda.

Kesimpulan

Desainer web saat ini perlu mengikuti tren. Khususnya, dalam merancang situs untuk audiens. Jika audiens Anda sudah ditentukan, tentukan lagi!.. Dan ikuti saat terjadi berubah.

Pada akhirnya, jika Anda membangun website (untuk mereka), mereka akan datang. Dan idealnya, kembali, dan kembali lagi.

Apakah Anda memasukkan tren UX atau UI dalam desain web Anda? Apa yang telah Anda pelajari tentang audiens Anda, dengan mempelajari wawasan pengguna?

Demikian ulasan tentang faktor penting desain web. Jika Anda ingin itu semua, tapi tidak tidak punya waktu untuk melakukannya sendiri, Garuda Website dapat melakukannya untuk Anda. Anda bisa melihat-liat landingpage kami: Jasa Pembuatan Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Previous Article
20 Backlink Gratis Dari Situs Otoritas Tinggi

44 Backlink Gratis Dari Situs Otoritas Tinggi

Next Article
Algoritma Google BERT

Mengenal Algoritma Google BERT & 5 Strategi Utama Untuk Mengatasinya

Related Posts
Total
3
Share